Viral petugas Damkar di Balikpapan geram ada warga bakar ban di dekat permukiman: Bisa ditangkap polisi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 24 Agustus 2026 | 16:34 WIB
Momen Damkar Balikpapan saat menegur warga yang membakar ban di area permukiman (Instagram/bangdjuned_)
Momen Damkar Balikpapan saat menegur warga yang membakar ban di area permukiman (Instagram/bangdjuned_)

GENMILENIAL.ID — Sebuah video yang memperlihatkan petugas pemadam kebakaran (Damkar) menegur seorang warga yang membakar ban di dekat permukiman warga viral di media sosial.

Petugas Damkar Balikpapan, Kalimantan Timur, terlihat geram karena aktivitas pembakaran dilakukan di area semak-semak yang dipenuhi daun kering dan berada tidak jauh dari rumah warga.

Kondisi tersebut dinilai berisiko memicu kebakaran lebih besar, terlebih angin di sekitar lokasi sedang cukup kencang.

Api yang awalnya terlihat kecil dikhawatirkan dapat merembet atau material yang terbakar terbawa angin hingga mengenai daun kering maupun bangunan.

Baca Juga: Kisah pilu anak 2 tahun dikabarkan meninggal dunia usai bertahan melawan dingin di posko pengungsian gempa NTT

Video tersebut diunggah petugas Damkar Balikpapan melalui akun Instagram @bangdjuned_ pada Senin, 24 Agustus 2026.

"Jangan membakar sampah di musim seperti ini. Saya marah karena saya mencegah musibah yang bisa merugikan orang banyak," demikian keterangan dalam video tersebut.

Lantas, mengapa petugas sampai turun langsung memadamkan api dan mengingatkan warga soal potensi bahaya pembakaran sampah?

Bakar ban di dekat permukiman

Dalam video yang beredar, terlihat seorang warga membakar ban di area semak-semak. Lokasi tersebut tampak dipenuhi daun kering dan berada dekat dengan rumah warga.

Baca Juga: Di balik insiden kebakaran besar di Kampung Adat Sade Lombok, ada 4 fakta yang bikin syok!

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk memadamkan api yang masih menyala.

"Ini deket rumah lagi, bapak bakar ban lagi. Bisa ditangkap Polisi lho, enggak boleh ini," ujar perekam video.

Teguran tersebut dilakukan karena aktivitas pembakaran di ruang terbuka dapat berisiko ketika berada dekat permukiman, terutama saat kondisi angin cukup kencang dan terdapat material mudah terbakar di sekitar titik api.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X