Dari jumlah itu, 8 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 9 lainnya mengalami luka-luka dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Plt Kasi Humas Polres Kotamobagu, AKP Joko Setiyono, membenarkan jumlah korban tersebut.
“Total 17 yang jadi korban, 8 sudah meninggal, 9 luka dirawat,” ujarnya pada Senin 10 Agustus 2026.
Para korban langsung dievakuasi ke RS Monompia dan RSUD Kotamobagu Pobundayan.
Berdasarkan data, sebanyak 10 korban dirawat di RS Monompia dengan 3 orang meninggal dunia, sementara 7 korban lainnya dirawat di RSUD Pobundayan dengan 5 korban meninggal.
Polisi selidiki penyebab kecelakaan
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Baca Juga: Pengakuan mengejutkan di hadapan KDM: Pelaku begal di Subang bicara jujur
Dugaan sementara mengarah pada adanya masalah pada sistem pengereman kendaraan saat memasuki titik finis.
“Saat memasuki titik finis sirkuit, mobil tersebut mengalami masalah,” kata Joko.
Meski demikian, hingga kini belum ada kesimpulan resmi terkait penyebab mobil keluar lintasan dan menabrak penonton.
Kasus ini menjadi sorotan publik sekaligus pengingat pentingnya standar keamanan dalam penyelenggaraan ajang balap, terutama yang melibatkan kecepatan tinggi dan penonton dalam jarak dekat.***
Artikel Terkait
Tragedi tambang emas Sijunjung Sumbar: 9 Penambang tewas tertimbun longsor, aktivitas diduga ilegal
Cinta di tengah api sejarah, tragedi sunyi 'Tanah Terbelah' yang mengiris hati
Di balik tragedi pembegalan driver ojol asal Tangerang, ada momen terakhir bersama istrinya yang sentuh hati warganet
Kronologi kecelakaan truk tangki vs pikap rombongan mahasiswa KKN di Kalsel: Niat liburan usai hadiri syukuran warga
Terperosok ke area bibir pantai, kecelakaan mobil MBG di Madura mendadak viral di medsos
Tragedi wisata berujung maut di Pantai Pulau Bogisa Gorontalo: 5 Orang terseret ombak, 1 meninggal dunia
Insiden mobil selip di Drag Race Kotamobagu tewaskan 8 orang, ajang balap yang berubah jadi tragedi