Ancaman krisis air bersih mengintai, Perumda TRS Subang siagakan tangki air dan libatkan BPBD hingga Damkar

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 14 Mei 2026 | 00:17 WIB
Kantor Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) - perusahaan daerah ini menyiagakan tiga unit tangki air untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih saat musim kemarau 2026
Kantor Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) - perusahaan daerah ini menyiagakan tiga unit tangki air untuk mengantisipasi potensi krisis air bersih saat musim kemarau 2026

GENMILENIAL.ID – Ancaman krisis air bersih mulai diantisipasi serius di Kabupaten Subang menjelang musim kemarau 2026.

Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) menyiagakan armada khusus untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

Sebagai langkah awal, Perumda TRS telah menyiapkan tiga unit kendaraan tangki air operasional yang siap digunakan untuk menyuplai air bersih, baik kepada pelanggan maupun masyarakat umum.

Direktur Teknik Perumda TRS, Nana Ruhana, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kekeringan yang kerap terjadi saat musim kemarau panjang.

Baca Juga: Promedia Group sukses gelar BRI CoreLab 2026 di UNJ: Bahas industri informasi hingga citizen journalism

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, saat kemarau panjang, biasanya terjadi krisis air bersih di sejumlah wilayah,” ujar Nana, Senin 11 Mei 2026.

Belajar dari krisis air sebelumnya

Nana menjelaskan, setiap kali terjadi kemarau panjang, pemerintah daerah bersama instansi terkait rutin menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah penanganan, termasuk distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat.

Permintaan bantuan air biasanya datang dari berbagai wilayah terdampak, baik melalui pemerintah daerah maupun kantor cabang Perumda TRS.

“Biasanya kantor cabang juga mengajukan permintaan suplai ke kantor pusat jika kebutuhan meningkat,” jelasnya.

Baca Juga: Josepha Alexandra cs tiba di Jakarta usai viral protes LCC Kalbar, dijadwalkan temui ketua MPR

Namun, kemampuan distribusi air bersih tetap bersifat situasional, tergantung pada tingkat kebutuhan masyarakat di lapangan.

Libatkan BPBD, Dinsos hingga Damkar

Untuk memaksimalkan distribusi air bersih, Perumda TRS tidak bekerja sendiri. Mereka berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial yang juga memiliki armada tangki air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X