Beredar video dugaan satpam di Bundaran HI dipaksa sujud usai tegur sopir Alphard yang ngaku aparat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 24 Juli 2026 | 19:49 WIB
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat (Instagram.com/@undercover.id)

Baca Juga: Nanik S Deyang buka suara soal kabar kemungkinan bakal diperiksa Kejagung, ungkap sempat terima dukungan doa kesembuhan dari Jaksa Agung

"Karena saya tidak ada jalan keluar, saya salaman kepada beliau dan bersujud, minta maaf," ujar Victor dalam video yang beredar.

Ia juga mengaku akan menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas ke depannya.

Polisi masih lakukan pendalaman

Pihak kepolisian pun turun tangan untuk menyelidiki insiden tersebut. Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pihaknya masih melakukan klarifikasi terhadap kedua belah pihak.

Baca Juga: Pejabat Gayo Lues mundur usai polemik flexing anak viral, akui tanggung jawab moral

"Kalau diminta sujud ini yang saya perlu klarifikasi ke kedua belah pihak," ujar Braiel di Mapolsek Metro Menteng, Kamis, 23 Juli 2026.

Ia menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kronologi kejadian secara menyeluruh guna memastikan fakta yang sebenarnya.

"Kami masih mengklarifikasi yang bersangkutan bagaimana prosesnya pada saat itu seperti apa real-nya," sambungnya.

Selain itu, polisi juga belum dapat memastikan keaslian KTA yang sempat ditunjukkan oleh pengemudi Alphard tersebut.

Baca Juga: Viral siswa SD Grobogan makan MBG di sekolah roboh, semangat belajar bikin haru

"Itu masih kita dalami karena yang bersangkutan juga belum bisa secara spesifik menjelaskan KTA apa dari mana," tandasnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera menemukan titik terang setelah proses penyelidikan selesai dilakukan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X