Meski begitu, tudingan tersebut masih sebatas spekulasi di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Isi surat: Agenda forum resmi PBB
Berdasarkan isi surat yang beredar, perjalanan dinas Menteri PU disebutkan untuk menghadiri forum bertajuk High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda.
Forum tersebut merupakan pertemuan resmi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang biasanya dikoordinasikan oleh UN-Habitat.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi agenda pembangunan perkotaan global.
Baca Juga: Tak cukup klarifikasi, Menhut Raja Juli lapor ke KPK soal amplop dari Bupati Kuansing
Dalam dokumen tersebut, kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 19 Juli 2026 di New York.
Nama istri dan anak ikut tercantum
Sorotan publik semakin menguat setelah muncul lampiran daftar delegasi yang mencantumkan nama istri dan anak Menteri PU.
Dalam dokumen tersebut, istri disebut menggunakan paspor diplomatik, sementara anak menggunakan paspor biasa.
Kondisi ini memicu pertanyaan publik mengenai aturan perjalanan dinas pejabat negara, khususnya terkait keikutsertaan anggota keluarga.
Baca Juga: Polisi tetapkan 14 tersangka baru kasus daycare Little Aresha, total kini 27 orang
Bagaimana aturan perjalanan dinas pejabat?
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 164/PMK.05/2015, pejabat negara memang dapat didampingi pasangan dalam perjalanan dinas luar negeri.
Artikel Terkait
Menteri PU Dody Hanggodo akan evaluasi jajaran usai OTT KPK di Sumut: Hadirkan Tuhan dalam hati penyelenggara negara
Menteri PU terpukul anak buah kena OTT KPK di Sumut: Ini benar-benar tamparan keras
OTT KPK rugikan negara Rp231,8 miliar, Menteri PU: Junjung praduga tak bersalah, tapi tak ada yang ditutupi
Ikuti instruksi presiden, Kementerian PU gerak cepat data dan rehabilitasi fasilitas umum rusak
Dari sekolah rakyat hingga irigasi desa, begini wujud nyata implementasi PU 608
Diskusi alot soal diskon tol Nataru dan Idul Fitri 2026, Menteri PU: Demi merah putih, BUJT biasanya mau
Kementerian PU tegaskan bendungan Ciawi dan Sukamahi efektif reduksi banjir Jakarta hingga 27 persen