Dokter PPDS anestesi Unsrat meninggal dunia, ditemukan tak bernyawa di kamar kos usai absen saat jadwal jaga

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 7 Juli 2026 | 15:17 WIB
Ilustrasi - dokter PPDS Unsrat meninggal dunia diduga karena bunuh diri (Freepik/freepik)
Ilustrasi - dokter PPDS Unsrat meninggal dunia diduga karena bunuh diri (Freepik/freepik)

Isi pesan tersebut mengarah pada ungkapan kelelahan emosional dan kehilangan semangat untuk berjuang, yang kemudian memicu spekulasi di kalangan warganet.

Baca Juga: Dana Rp2,8 miliar diduga tak masuk sistem BSI Anambas, terungkap saat nasabah ajukan kredit lagi

Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait keaslian unggahan tersebut.

Ramai desakan usut dugaan perundungan

Meninggalnya dokter Adrian memicu gelombang reaksi dari rekan sejawat dan publik. Banyak pihak mendesak agar penyebab kematian segera diusut secara menyeluruh.

Dugaan adanya perundungan dalam lingkungan pendidikan dokter spesialis menjadi sorotan utama dalam kasus ini.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut menyampaikan belasungkawa melalui media sosial resminya. Namun, kolom komentar dipenuhi desakan agar dilakukan investigasi mendalam.

Baca Juga: Penyematan sabuk Inkanas Subang 2026: 100 Karateka ikuti ujian kenaikan tingkat di Jalancagak

Sejumlah tenaga medis juga menyuarakan keprihatinan mereka terhadap sistem pendidikan dan beban kerja yang dihadapi peserta PPDS.

Belum ada keterangan resmi

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kemenkes, Universitas Sam Ratulangi, maupun RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado terkait penyebab pasti meninggalnya dokter Adrian.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik, terutama terkait isu kesehatan mental dan lingkungan pendidikan tenaga medis di Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X