GENMILENIAL.ID - Kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan calon dokter yang merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PDSS) kini rama diperbincangkan di linimasa media sosial (medsos).
Terbaru, terdapat kasus peserta PPDS di Universitas Indonesia (UI) yang diduga merekam seorang mahasiswi yang sedang mandi.
Polres Metro Jakarta Pusat (Polres Jakpus) juga sempat menangkap dan menetapkan oknum dokter itu sebagai tersangka.
Menyikapi viralnya kasus calon dokter yang dinilai cabul di medsos, Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin justru menyoroti terkait jam kerja para peserta PPDS yang dinilai berlebihan.
Budi menyoroti, jam kerja bagi para peserta PPDS yang kerap dianggap sebagai 'latihan mental' itu tidak perlu ada lagi dalam proses seleksi atau rekrutmen.
"Saya sering mendengar para peserta didik ini disuruh-suruh melakukan pekerjaan yang tidak ada hubungan dengan mereka atau bukan tugas mereka," terang Budi saat konferensi pers secara daring, pada Senin, 21 April 2025.
Kemudian, Menkes RI itu menyebut adanya peserta PPDS sebagai 'kurir', lantaran harus membawa berbagai keperluan persuratan seperti bukti pemeriksaan lab, dan pengambilan obat pasien.
"Harus dorong-dorong tempat tidur pasien, mereka harus bekerja sebagai kurir yang membawa bukti pemeriksaan lab, pengambilan obat, itu bukan tugas mereka," tutur Budi.
Baca Juga: Minta satu komando, Zulhas targetkan PAN tembus 4 besar di Pemilu 2029
"Saya akan komitmen memberikan waktu saya bertemu dengan mereka, agar well being mereka, kesehatan raga dan fisiknya itu kita pantau," tambahnya.
Di sisi lain, Budi menjelaskan pihaknya akan mengatur proses pelaksanaan seleksi peserta PPDS, agar para residen dapat mendapatkan uang dari apa yang telah mereka jalani.
"Saya sudah minta ke Dirjen Tenaga Kesehatan, agar para peserta PPDS ini kita kasih SIP sebagai dokter umum," sebut Budi.
"Agar mereka bisa bekerja praktik sebagai dokter umum, dan mendapatkan pendapatan juga," tandasnya.***
Artikel Terkait
Sambil menunggu hasil penyidikan, IDI siapkan proses pemecatan oknum dokter PPDS pelaku pemerkosaan keluarga pasien RSHS Bandung
Menyoal kasus pemerkosaan PPDS di RSHS Bandung, Ketum IDI sentil soal etika: Sumpah dokter sudah sebegitunya
Begini penjelasan Menkes tentang pembekuan PPDS anestesi Unpad di RSHS Bandung, buntut kasus pemerkosaan pada keluarga pasien
Kementerian PPPA ingin hukuman maksimal pada oknum dokter PPDS pelaku pemerkosa anak pasien: Jadi ada efek jera
Kementerian PPPA datangi TKP pemerkosaan keluarga pasien oleh oknum dokter PPDS RSHS Bandung: Ruangan di lantai yang belum dioperasikan
Buntut kasus dokter cabul, Menkes Budi Gunadi kini wajibkan rekrutmen PPDS pakai tes psikologi
Kronologi skandal dokter PPDS UI intip mahasiswi mandi: Sempat panjat plafon, rekam korban lewat lubang angin