Menanggapi polemik tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan evaluasi terhadap sistem pelatihan yang diterapkan.
Melalui pernyataan yang disampaikan Rico, Kemhan memastikan adanya penyesuaian dalam metode pelatihan, termasuk pengurangan kegiatan yang bersifat militer.
Baca Juga: BSI tegaskan zero tolerance terhadap pelecehan dan perundungan di lingkungan kerja
"Dengan penyesuaian tersebut, kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi," ungkap Rico.
"Termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini," sambungnya.
Perubahan ini menandai pergeseran pendekatan pelatihan dari yang sebelumnya bercorak militer menjadi lebih fokus pada pembekalan bela negara dan kemampuan manajerial.
Sorotan anggaran hingga Rp30 juta per peserta
Selain metode pelatihan, aspek anggaran juga menjadi sorotan publik. Komisi I DPR dari Fraksi PDI-P, Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin mengungkapkan besarnya biaya yang dialokasikan untuk program tersebut.
Baca Juga: Asap hitam membumbung saat kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB libatkan helikopter untuk pemadaman
"Sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi," ujar TB Hasanuddin, Senin, 29 Juni 2026.
Ia menjelaskan, total durasi pelatihan mencapai 45 hari, dengan rincian 30 hari untuk latihan militer dan 15 hari untuk pembelajaran koperasi.
"Berdasarkan kriteria pelatihan untuk 7 hari itu menghabiskan Rp5 juta per peserta, maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per orang," ungkapnya.
Porsi anggaran yang lebih besar untuk kegiatan militer dinilai tidak sepenuhnya relevan dengan kebutuhan kompetensi pengelolaan koperasi.
Baca Juga: Promedia audiensi dengan Bakom RI, bahas penguatan komunikasi publik lewat media lokal
Denda Rp100 juta sempat tuai kritik
Artikel Terkait
Prabowo kelakar soal Zulhas pimpin Kopdes Merah Putih: Kalau jawab tak bisa, terpaksa reshuffle
Isu panas! Dugaan pengadaan 20.600 truk Kopdes Merah Putih senilai Rp10,83 triliun jadi sorotan
Belum resmi beroperasi, gedung Kopdes di pacitan mendadak viral usai dipakai warga untuk resepsi pernikahan
Kontroversi di balik wafatnya 3 calon manajer Kopdes-KNMP: Pulang dalam peti, berujung tindak evaluasi
Kronologi peserta Kopdes-KNMP asal Sumut Novia Rahmadhani meninggal dunia saat ikut latsarmil di Jakarta
Latsar calon manajer Kopdes jadi sorotan, Kemhan pastikan pelatihan SPPI berbeda dengan pendidikan militer untuk prajurit
Apa sebenarnya tujuan latsarmil? Latihan dasar militer yang dinilai wajib diikuti calon manajer Kopdes-KNMP