Dadan menjelaskan bahwa kebutuhan tersebut merupakan bagian dari perlengkapan pendidikan bagi peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Ia juga sempat mengungkap pembelian 21 ribu sepeda motor listrik dengan harga di bawah pasaran sebagai bagian dari program operasional.
Kini, dengan status tersangka yang disandangnya, berbagai kebijakan tersebut kembali menjadi bahan evaluasi publik.
Kasus ini juga dinilai menjadi ujian serius bagi transparansi dan akuntabilitas program strategis pemerintah, khususnya yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.***
Artikel Terkait
Viral video kepala BGN main golf di tengah bencana Sumatera, Dadan Hindayana beri klarifikasi
Ramai sorotan 70 dapur MBG di lapas dan rutan, ICW ungkap isu konflik kepentingan hingga dugaan 1.000 proyek Polri
252 Siswa di Jakarta Timur diduga keracunan MBG, pangsit isi tahu disorot jadi penyebab
Sidak SPPG Sukabumi usai kasus ulat MBG, Wakil BGN temukan dapur amburadul hingga wastafel 'pajangan'
Skandal penipuan proyek dapur MBG di Jabar, 13 korban rugi Rp1,9 miliar
IDAI layangkan surat terbuka ke BGN, soroti pemberian susu formula dalam program MBG
Heboh penggeledahan kantor BGN oleh Kejagung, diduga soal kasus tata kelola di era kepemimpinan Dadan Hindayana