Dalam pelaksanaannya, pendamping PKH memiliki peran penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kini, para pendamping juga dibebani target tambahan berupa Graduasi Mandiri.
Baca Juga: Viral ‘pocong keliling’ resahkan warga, diduga modus teror hingga perampokan
Graduasi Mandiri merupakan kondisi di mana keluarga penerima manfaat dinilai telah meningkat taraf hidupnya sehingga secara sukarela keluar dari program bantuan sosial.
“Graduasi Mandiri itu ketika status kesejahteraan KPM meningkat dan akhirnya didorong keluar dari program,” terang Saeful.
Indikatornya pun beragam, mulai dari memiliki usaha mandiri, hingga adanya anggota keluarga yang sudah bekerja dan mampu menopang ekonomi keluarga.
Sistem data desil tentukan status ekonomi
Saeful juga menjelaskan bahwa penentuan status ekonomi masyarakat kini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Lagi-lagi tambang ilegal di Subang, excavator di Patokbeusi dipolice line
Dalam sistem ini, masyarakat dikelompokkan dalam desil 1 hingga 10, di mana desil 1 dan 2 merupakan kategori paling miskin.
“Yang paling miskin itu berada di desil 1 dan desil 2, sementara desil 6 sampai 10 masuk kategori menengah ke atas,” jelasnya.
Namun, tidak semua masyarakat di desil bawah otomatis mendapatkan bantuan. Hal ini karena data masih harus melalui proses verifikasi dan penyesuaian oleh pemerintah pusat.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan meminjamkan identitas seperti KTP untuk keperluan pinjaman atau akses keuangan, karena dapat memengaruhi status ekonomi dalam sistem.
Baca Juga: Viral respons MC Kalteng Expo 2026 saat warga keluhkan jalan rusak, tuai sorotan warganet
Kolaborasi lintas sektor jadi kunci
Saeful menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Sosial atau Kementerian Sosial semata.
Artikel Terkait
Bertemu para PKH, Kang Jimat minta SDM PKH edukasi warga agar bisa mandiri
Kepala Bappenas: RPJMN targetkan nol persen kemiskinan ekstrem pada 2026
Kang Rey kepada SDM PKH: Saya ini pelayan masyarakat, bukan sebaliknya
Ferry Latuhihin soroti beda data kemiskinan BPS dan Bank Dunia, ingatkan publik tak terjebak angka
Jalan panjang nelayan tradisional Subang dalam jerat kemiskinan struktural
Banjir dan longsor Sumatera masuk ranah pidana, Satgas PKH petakan perusahaan terindikasi
196 Pendamping PKH Subang diangkat jadi PPPK, Kang Rey: Apresiasi untuk pengabdian