Namun, para relawan memilih untuk tidak membocorkan informasi tersebut demi keselamatan bersama.
“Prinsip kita saat itu, kita tidak boleh memberi tahu siapa kapten kapal,” jelasnya.
Baca Juga: Viral respons MC Kalteng Expo 2026 saat warga keluhkan jalan rusak, tuai sorotan warganet
Situasi semakin mencekam ketika salah satu relawan mencoba mengaku sebagai kapten untuk melindungi yang lain. Ia justru ditembak menggunakan peluru karet oleh tentara Israel.
“Ketika salah satu dari kita berdiri untuk mengakui sebagai kapten, dia ditembak dengan peluru karet,” ujar Hendro.
Menurutnya, aksi tersebut menjadi awal dari rangkaian penyiksaan untuk menekan mental para relawan.
Penyiksaan fisik dan manipulasi informasi
Hendro juga mengungkap penyiksaan yang dialami para relawan saat berada di dalam kontainer kapal hingga dipindahkan ke tahanan.
Ia mengaku mengalami penyetruman, sementara yang lain mendapat perlakuan kasar seperti tendangan dan kekerasan fisik.
“Di ruangan gelap, tentara berbadan besar menendang-nendang. Saya sendiri disetrum,” tuturnya.
Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan kekerasan yang selama ini juga dialami warga Palestina. Lebih lanjut, Hendro menyoroti adanya dugaan manipulasi informasi yang dilakukan pihak Israel.
Menurutnya, di ruang publik, narasi yang disampaikan seolah menunjukkan bantuan dan perlakuan baik kepada relawan. Namun, kenyataannya berbanding terbalik dengan kondisi yang mereka alami.
Baca Juga: Pengantin korban penipuan WO Marwah di Bekasi lapor polisi, sebut kerugian capai Rp85,5 juta
“Kebaikan yang terlihat bagi mereka adalah penderitaan,” tegas Hendro.
Artikel Terkait
Asia–Pacific Conference for Palestine 2025 kukuhkan Indonesia sebagai pusat solidaritas global bela Palestina
Menkomdigi Meutya Hafid tegur Meta: Cepat hapus Palestina, tapi lemah tangani hoax dan judi online
Viral debat Palestina, Feri Amsari skakmat Abu Janda hingga diusir dari siaran live
Viral dugaan relawan RI ditangkap Israel, 3 jurnalis hilang kontak di Laut Mediterania
Relawan Indonesia ditahan militer Israel saat misi ke Gaza, Kedubes Palestina sebut pahlawan HAM
Di tengah ejekan menteri Israel ke relawan GSF yang digeruduk saat menuju Gaza, aktivis perempuan teriak: Palestina merdeka!
Pilu WNI yang jadi korban penculikan tentara Israel di kapal GSF: Ditendang-disetrum, kalau batuk masih terasa sakit