Kasus ini menjadi perhatian luas karena dinilai mencerminkan persoalan serius dalam lingkungan pendidikan tinggi.
Mahasiswa berharap momentum ini menjadi titik balik bagi kampus untuk lebih serius dalam menangani kasus kekerasan seksual.
Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya menciptakan ruang aman bagi seluruh civitas akademika, tanpa adanya intimidasi atau pembiaran terhadap tindakan yang melanggar norma.***
Artikel Terkait
Seperti gunung es, kasus kekerasan seksual terhadap perempuan sudah merambah dunia pendidikan, bahkan pesantren?
Belum ditahan, tersangka kasus kekerasan seksual anak di Kalbar dilantik jadi anggota DPRD: Begini kata Kompolnas
Fakta baru pembunuhan Juwita jurnalis asal Banjarbaru terungkap, diduga jadi korban kekerasan seksual oleh tersangka karena temuan ini
Tindak lanjut UGM dalam kasus kekerasan seksual yang dilakukan guru besarnya kepada mahasiswa sejak 2023
Buntut rudapaksa keluarga pasien RSHS, STR dokter residen pelaku kekerasan seksual dicabut Kemenkes
Karena kasus kekerasan seksual, Kemenkes hentikan sementara program residen anestesi di RSHS
Polisi dalami motif kekerasan seksual Priguna Anugerah yang tega rudapaksa korban saat ayahnya kritis