“Kiai mana kamu?” tanya petugas lagi.
“Mboten kiai kulo,” jawab Ashari yang berarti bukan kiai.
Jawaban 'katanya pencabulan saja' picu reaksi warganet
Momen lain yang turut memicu reaksi publik adalah ketika petugas menanyakan alasan penangkapan dirinya.
Dalam video tersebut, Ashari sempat terdiam sebelum menjawab singkat.
“Katanya pencabulan saja. Katanya pencabulan,” ucap Ashari.
Jawaban tersebut kemudian menuai respons keras dari warganet karena dianggap meremehkan dugaan tindak pidana yang disangkakan kepadanya.
Baca Juga: Sempat buron, detik-detik penangkapan oknum kiai cabul Ponpes Pati yang dibekuk polisi di Wonogiri
Berbagai komentar bermunculan, mulai dari kecaman hingga desakan agar kasus diproses secara tegas.
Sempat berpindah kota sebelum ditangkap
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Widya Wiratama, mengungkapkan bahwa tersangka sempat berpindah-pindah lokasi sebelum akhirnya berhasil diamankan.
“Sempat ke Kudus, kemudian Bogor, dan Jakarta. Selanjutnya ke Solo kemudian ke Wonogiri,” ujarnya kepada media, Kamis, 7 Mei 2026.
Pengejaran dilakukan sejak 4 Mei 2026 setelah tersangka tidak memenuhi panggilan pertama dari kepolisian.
Baca Juga: Sempat hilang kontak, oknum kiai cabul Ponpes Pati dikabarkan berhasil diringkus di Wonogiri
Artikel Terkait
Pengakuan mantan pengikut kiai di Pati: Doktrin hingga dugaan praktik menyimpang pada santri terungkap
Usai viral dijuluki 'Sang Predator', tersangka kasus pelecehan di Ponpes Pati ternyata sempat dilaporkan ke PPA pada 2024
Hotman Paris desak polisi tahan oknum kiai cabuli puluhan santriwati di Pati, singgung rasa keadilan korban
Geger kiai jadi tersangka pencabulan 50 santriwati, Kemenag ungkap nasib 252 santri Ponpes Ndholo Kusumo Pati
Sempat hilang kontak, oknum kiai cabul Ponpes Pati dikabarkan berhasil diringkus di Wonogiri
Sempat buron, detik-detik penangkapan oknum kiai cabul Ponpes Pati yang dibekuk polisi di Wonogiri
Kemungkinan jumlah korban kiai cabul di Pati bertambah, polisi buka posko pengaduan