Baca Juga: Pelari Jogja 10K dipukul OTK di tengah lomba, pelaku sempat ngamuk di jalanan
Subang ikut cari solusi penanganan rob
Kabupaten Subang menjadi salah satu daerah yang terdampak banjir rob, khususnya di wilayah utara. Kehadiran Kang Rey dalam forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.
Ia menyambut baik pembentukan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa sebagai upaya percepatan penanganan pesisir secara menyeluruh.
Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah dalam mengatasi persoalan rob yang selama ini terjadi di wilayah pesisir Subang.
Konservasi mangrove jadi pendekatan alami
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga mendorong pendekatan berbasis lingkungan, salah satunya melalui konservasi mangrove sebagai pelindung alami pesisir.
Baca Juga: Harga BBM nonsubsidi naik lagi per 4 Mei 2026, Pertamina Dex tembus Rp27.900 per liter
Upaya ini juga telah dilakukan di Subang. Sebelumnya, Kang Rey meninjau langsung kondisi hutan mangrove di Kecamatan Legonkulon setelah adanya laporan kerusakan lingkungan.
Ia menegaskan pentingnya menjaga ekosistem pesisir agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang dapat memperparah dampak rob.
“Di sini harus dijaga alam dan lingkungannya jangan sampai ada alih fungsi lahan,” ujarnya.
Penanganan Pantura Jawa kini menjadi prioritas bersama, mengingat dampaknya yang luas terhadap lingkungan, ekonomi, serta kehidupan masyarakat pesisir.***
Artikel Terkait
Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring
Banjir meluas di Pantura Subang, Kang Rey pilih ngantor di lokasi dan desak normalisasi sungai
Bermalam di posko banjir Pantura, Kang Rey pastikan warga terdampak banjir tak kekurangan kebutuhan
PT TKG Taekwang Indonesia salurkan bantuan Rp100 juta untuk korban banjir Pantura Subang
Ketua DPRD Subang tegaskan solusi permanen banjir Pantura, embung 1,2 hektar masuk skema perencanaan
Menteri KKP kunjungi Subang, percepat Revitalisasi Tambak Pantura dan dorong ekonomi biru
RSUD Pantura ditargetkan rampung 2028, Kang Rey canangkan pembangunan di Sukasari