Isu rob dan penurunan tanah jadi sorotan, Kang Rey hadiri Kick Off Meeting perlindungan Pantura

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 4 Mei 2026 | 17:32 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (kedua dari kiri) menghadiri Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu bersama kepala daerah pesisir di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (kedua dari kiri) menghadiri Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu bersama kepala daerah pesisir di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026 (Dok. Istimewa)

Baca Juga: Pelari Jogja 10K dipukul OTK di tengah lomba, pelaku sempat ngamuk di jalanan

Subang ikut cari solusi penanganan rob

Kabupaten Subang menjadi salah satu daerah yang terdampak banjir rob, khususnya di wilayah utara. Kehadiran Kang Rey dalam forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

Ia menyambut baik pembentukan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa sebagai upaya percepatan penanganan pesisir secara menyeluruh.

Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan daerah dalam mengatasi persoalan rob yang selama ini terjadi di wilayah pesisir Subang.

Konservasi mangrove jadi pendekatan alami

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga mendorong pendekatan berbasis lingkungan, salah satunya melalui konservasi mangrove sebagai pelindung alami pesisir.

Baca Juga: Harga BBM nonsubsidi naik lagi per 4 Mei 2026, Pertamina Dex tembus Rp27.900 per liter

Upaya ini juga telah dilakukan di Subang. Sebelumnya, Kang Rey meninjau langsung kondisi hutan mangrove di Kecamatan Legonkulon setelah adanya laporan kerusakan lingkungan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga ekosistem pesisir agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang dapat memperparah dampak rob.

“Di sini harus dijaga alam dan lingkungannya jangan sampai ada alih fungsi lahan,” ujarnya.

Penanganan Pantura Jawa kini menjadi prioritas bersama, mengingat dampaknya yang luas terhadap lingkungan, ekonomi, serta kehidupan masyarakat pesisir.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X