Pengunggah juga menyebut bahwa anak tersebut harus menuruti perintah ibunya karena takut dimarahi.
“Itu bawa kayu buat nakutin anaknya, anaknya kalau nggak nurut, dimarahin,” lanjutnya.
Baca Juga: Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Sempat ditegur, akhirnya diamankan petugas
Perilaku tersebut sempat mendapat teguran dari sejumlah pengunjung yang berada di lokasi.
Namun, sang ibu disebut tidak menggubris peringatan tersebut dan tetap menyuruh anaknya mengemis.
“Sudah ada yang negur, cuma dia cuek. Akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib,” tulisnya.
Dalam lanjutan informasi, disebutkan bahwa ibu tersebut akhirnya diamankan oleh aparat setempat.
“Cuma info ya kemarin sudah terciduk sama polisi setempat, Alhamdulillah. Terimakasih untuk bapak atau ibu Polisi Malang,” lanjutnya.
Warganet geram, soroti perlindungan anak
Viralnya video tersebut memicu reaksi keras dari warganet yang mengecam tindakan eksploitasi anak.
“Sebel banget waktu anaknya didorong-dorong gitu. Mending ibu kerja bantu-bantu orang di rumah,” tulis akun @nuk****v.
“Kalau lihat kayak gini harus dinormalisasi untuk menegur, ini hal jahat banget,” tulis akun @ran*******i.
Baca Juga: Respons kilat usai kecelakaan KA Bekasi, Presiden siapkan Rp4 triliun dan setujui flyover
Artikel Terkait
Besi hollow dari pick up tiba-tiba meluncur, anak SD di Gunungkidul meninggal dunia
Viral Daycare Little Aresha di Yogyakarta digerebek, dugaan anak diikat picu kemarahan publik
Viral curhat ibu soal daycare Little Aresha, ungkap luka memar anak dan pengakuan usai visum
Pilu surat dalam tas bayi yang ditemukan di Sukoharjo, minta dirawat pasutri yang belum punya anak
Terungkap! Kekerasan di daycare Little Aresha diduga sudah lama, pengasuh ikat anak atas perintah yayasan
Curhatan ayah korban daycare Little Aresha viral, anak alami trauma hingga takut gelap
Kisah haru ibu selamat dari tragedi Bekasi Timur, ngaku terhindar berkat firasat anak