Viral anak dipaksa mengemis di CFD Kanjuruhan Malang, dibimbing pakai kayu oleh ibunya

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 1 Mei 2026 | 00:00 WIB
Viral anak kecil di Malang dipaksa mengemis oleh ibunya saat CFD di Stadion Kanjuruhan (Threads/rizkiyahi)
Viral anak kecil di Malang dipaksa mengemis oleh ibunya saat CFD di Stadion Kanjuruhan (Threads/rizkiyahi)

GENMILENIAL.ID – Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak kecil diduga dipaksa mengemis oleh ibunya viral di media sosial dan menuai kemarahan warganet.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di kawasan Car Free Day (CFD) Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Dalam video yang beredar, anak tersebut terlihat membawa ember kecil dan berjalan di antara pengunjung yang tengah beraktivitas.

Sumber unggahan berasal dari akun Threads @rizkiyahi yang membagikan video tersebut pada Kamis, 30 April 2026.

Baca Juga: Motor pulang tanpa pemilik, kisah pilu korban KRL Bekasi Timur ini bikin haru

“Kesel gak sih warga Threads liat anak sekecil ini udah dipaksa ngemis sama enaknya?” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Anak disuruh mengemis di tengah keramaian

Dalam rekaman video, sang ibu yang mengenakan kaos krem dan celana training biru terlihat mengarahkan anaknya untuk mendatangi kerumunan warga.

“Sana lho, ke sana. itu di sana,” ucap sang ibu sambil menunjuk ke arah pengunjung.

Yang menjadi sorotan, ibu tersebut tampak memegang sebatang kayu yang digunakan untuk memberi instruksi kepada anaknya.

Baca Juga: TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur

Diduga diawasi orang tua, anak takut dimarahi

Meski dalam video hanya terlihat ibu dan anak, pengunggah menyebut bahwa ayah anak tersebut juga berada di sekitar lokasi dan memantau dari kejauhan.

“Lebih parahnya lagi, bapaknya cuma mantau dari jauh. Dia (anaknya) sempat nangis, cuma langsung diam,” tulisnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X