Baca Juga: Evakuasi dramatis 2 WNA Rusia di tebing Pantai Cemongkak Bali, tim SAR gunakan helikopter
Sopir kemudian berusaha mengerem untuk memperbaiki posisi muatan. Namun, saat pengereman dilakukan, besi justru meluncur ke depan.
“Di depan ada anak yang berjalan kaki. Saat mengerem itu, besinya meluncur ke depan,” tambahnya.
Besi hollow tersebut kemudian mengenai kepala korban yang saat itu berada di luar badan jalan.
Sopir tunjukkan iktikad baik
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kejadian tersebut.
Baca Juga: Zakat jadi instrumen keadilan sosial, BAZNAS Subang dorong perluasan manfaat di luar ASN
Sementara itu, pengemudi kendaraan juga diberikan kesempatan untuk melayat ke rumah duka korban.
“Kami memberikan kesempatan pengemudi untuk melayat ke rumah duka. Pengemudi dan keluarganya juga menunjukkan itikad baik,” ujar Ikhwan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keamanan dalam pengangkutan barang, khususnya memastikan muatan terikat dengan baik agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.***
Artikel Terkait
Terjadi lagi di momen Makan Bergizi Gratis, anak-anak SD ini enggan nikmati hidangan demi berbagi dengan keluarga di rumah
Banyak anak SD alami gangguan penglihatan, PKK Subang gerak cepat bagikan 1.000 kacamata
Anak SD di Tolikara Papua harus tunggu pesawat melintas demi berangkat sekolah, videonya jadi sorotan
Viral siswa SMAN 1 Purwakarta acungkan jari tengah ke guru, Dedi Mulyadi sarankan hukuman bersih-bersih sekolah
Dulu kerja di bengkel karena ayah stroke, kini Hendi bisa sekolah gratis dan kejar mimpi
Haru siswa SMP di Sumedang pamit ke teman, diduga putus sekolah demi bantu ortu
Lawan perundungan dari sekolah, SMPN 6 Subang gaungkan deklarasi anti-bullying