Terjadi lagi di momen Makan Bergizi Gratis, anak-anak SD ini enggan nikmati hidangan demi berbagi dengan keluarga di rumah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 12 Januari 2025 | 06:33 WIB
Potret Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka yang tengah memberikan sekotak susu kepada anak-anak sekolah (Instagram.com/@gibran_rakabuming)
Potret Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka yang tengah memberikan sekotak susu kepada anak-anak sekolah (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

GENMILENIAL.ID - Program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto resmi dimulai sejak Senin, 6 Januari 2025.

Sebagian besar siswa di sekolah menikmati berbagai menu hidangan yang disajikan dari Dapur MBG pada berbagai pelosok daerah di Indonesia.

Di sisi lain, ternyata terdapat juga anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) enggan menikmati hidangan ‘mewah’ itu karena merasa keluarganya masih kekurangan makanan di rumah.

Sebuah fenomena yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Prabowo karena sejak awal dilantik, sang presiden telah berjanji untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air.

Baca Juga: ESAI : Pendidikan era sekarang, tantangan dan peluang?

"Apakah kita sadar bahwa kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar? Apakah kita sadar bahwa rakyat kita dan anak-anak kita banyak yang kurang gizi," ucap Prabowo saat pidato perdananya sebagai Presiden RI di Gedung MPR, Jakarta, pada 20 Oktober 2024 lalu.

"Marilah kita berhimpun, bersatu, untuk mencari solusi-solusi jalan keluar dari ancaman dan bahaya tersebut," tegasnya.

Berkaca dari hal itu, berikut kisah anak-anak SD yang menyita perhatian publik karena pilihannya untuk membawa pulang menu makan gratis demi keluarganya di rumah.

 

1. Siswa SD di Gorontalo: Tak ada nasi di rumah 

Alasan seorang siswa SD di Gorontalo, Sulawesi Utara yang memilih untuk menyimpan sekotak makanan dari Program MBG bikin publik terenyuh.

Baca Juga: Setwan DPRD Subang sebut akan segera gelar PAW anggota DPRD dari Partai Gerindra

"Di rumah tidak ada nasi," tutur seorang siswa di SD Gorontalo itu pada Senin, 6 Januari 2025.

Siswa SD Gorontalo itu mengaku tidak ada nasi yang bisa dinikmati sang ibunda, sehingga dirinya lebih memilih membawa sekotak makanannya ke rumah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X