Puluhan siswa SD di Jeneponto dilarikan ke puskesmas usai santap MBG, diduga ikan tak layak konsumsi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 23 April 2026 | 20:13 WIB
Menyoroti dugaan puluhan siswa SDN 7 Rumbia di Jeneponto, Sulsel dilarikan ke puskesmas usai menyantap menu MBG di sekolah (Instagram.com/@feedgramindo)
Menyoroti dugaan puluhan siswa SDN 7 Rumbia di Jeneponto, Sulsel dilarikan ke puskesmas usai menyantap menu MBG di sekolah (Instagram.com/@feedgramindo)

Seorang warga berinisial BU (36) menyebutkan bahwa gejala yang muncul pada siswa diduga kuat berkaitan dengan kualitas makanan yang dikonsumsi.

Baca Juga: Polres Subang sita ratusan botol miras ilegal dalam patroli malam

“Anak-anak langsung gatal-gatal setelah makan. Diduga ikan yang disajikan itu sudah tidak segar,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang guru berinisial K yang melihat langsung kondisi para siswa di lokasi kejadian.

“Bengkak dan gatal-gatal setelah makan. Kemungkinan dari ikan yang disajikan, diduga sudah tidak layak konsumsi,” jelasnya.

Tangis siswa picu kepanikan

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah siswa menangis histeris sambil menggaruk tubuh mereka akibat rasa gatal yang tak tertahankan.

Baca Juga: Ketua KONI Subang harus bersinergi dengan pemda, Elita Budiati soroti momentum Musorkablub 2026

Kondisi tersebut memicu kepanikan di lingkungan sekolah hingga akhirnya para siswa harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas.

Peristiwa ini pun langsung menyita perhatian publik dan memunculkan kekhawatiran terkait kualitas makanan dalam program MBG.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat terkait dugaan makanan tidak layak konsumsi yang dibagikan kepada siswa di SDN 7 Rumbia.

Kasus ini diharapkan segera mendapatkan klarifikasi dan penanganan lebih lanjut agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X