“Saya akan menghadap Menteri Sosial, saya minta satu koordinator warga mendampingi agar bisa menjelaskan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengakui masih banyak warga terdampak banjir yang belum menerima bantuan jaminan hidup.
Baca Juga: Demo korban banjir di Langkat ricuh, bansos disorot tak tepat sasaran
“Kalau dari tuntutan, masalah Jadup, di sini masyarakat banyak yang belum menerima bantuan Jadup,” terangnya.
Data penerima bantuan akan diperbaiki
Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan pembaruan data penerima bantuan agar lebih tepat sasaran.
Menurutnya, jumlah korban banjir di Langkat mencapai sekitar 240 ribu jiwa dan masih ada warga yang belum terdata.
“Korban banjir di Langkat sekitar 240 ribu jiwa dan yang belum terdata, kita akan perbaiki datanya supaya yang belum menerima nanti dimasukkan datanya,” tuturnya.
Baca Juga: Demo PN Medan, massa tuntut Toni Aji Anggoro dibebaskan dari vonis korupsi
Langkah ini diharapkan dapat menjawab keluhan warga terkait ketidakmerataan distribusi bantuan.
Aksi sempat ricuh hingga gerbang roboh
Sebelum ditemui bupati, aksi unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan.
Ribuan massa melakukan longmarch dari Kantor DPRD Langkat menuju Kantor Bupati untuk menyampaikan tuntutan mereka.
Namun, situasi sempat memanas hingga menyebabkan pintu gerbang utama Kantor Bupati Langkat roboh.
Baca Juga: Viral kapal tanker Pertamina diduga terjebak di Selat Hormuz, kru bukan WNI
Artikel Terkait
Sherly Annavita bongkar realita distribusi bantuan bencana Sumatera: Akses terjal hingga minim komando terpusat
Mantan Ketum PB IDI ingatkan pelayanan kesehatan di posko pengungsi banjir Sumatera: Harus cepat ditolong tanpa rujukan RS
Banjir susulan terjang Sumatera Barat, Maninjau dan Kuranji kembali terendam di tengah peringatan cuaca BMKG
Influencer King Abdi ungkap kondisi Aceh belum pulih, soroti postingan bencana Sumatera mulai sepi
Salim A Fillah ingatkan bencana Sumatera belum usai, pilih hidupkan sekolah demi masa depan anak-anak
Beras nenek pengungsi di Aceh Tamiang hilang dicuri, warganet: Tak punya hati
Demo korban banjir di Langkat ricuh, bansos disorot tak tepat sasaran