Aksi saling dorong antara massa dengan aparat Satpol PP dan Polres Langkat pun tak terhindarkan.
Sejumlah warga bahkan sempat merangsek masuk ke halaman kantor bupati.
Dalam aksi tersebut, warga menuntut bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta per kepala keluarga, jaminan hidup Rp1,3 juta per jiwa, serta ganti rugi perabotan rumah tangga senilai Rp8 juta.***
Artikel Terkait
Sherly Annavita bongkar realita distribusi bantuan bencana Sumatera: Akses terjal hingga minim komando terpusat
Mantan Ketum PB IDI ingatkan pelayanan kesehatan di posko pengungsi banjir Sumatera: Harus cepat ditolong tanpa rujukan RS
Banjir susulan terjang Sumatera Barat, Maninjau dan Kuranji kembali terendam di tengah peringatan cuaca BMKG
Influencer King Abdi ungkap kondisi Aceh belum pulih, soroti postingan bencana Sumatera mulai sepi
Salim A Fillah ingatkan bencana Sumatera belum usai, pilih hidupkan sekolah demi masa depan anak-anak
Beras nenek pengungsi di Aceh Tamiang hilang dicuri, warganet: Tak punya hati
Demo korban banjir di Langkat ricuh, bansos disorot tak tepat sasaran