Sejumlah komentar bernada keras pun bermunculan.
Baca Juga: Putra Jepara raih summa cumlaude di Yaman, IPK nyaris sempurna dan hafal 30 juz
“Blacklist dari perusahaan sama perguruan tinggi!” tulis akun @koi******e.
“Miris, seorang pendidik malahan nggak dihargai sedikit pun,” tulis akun @sil*****a.
“Apa kabar itu siswa yang unjuk jari tengah untuk gurunya?” tulis akun @joe****v.
Komentar-komentar tersebut menunjukkan kekecewaan publik terhadap perilaku siswa yang dinilai sudah melampaui batas etika.
Baca Juga: Putra Jepara raih summa cumlaude di Yaman, IPK nyaris sempurna dan hafal 30 juz
Dedi Mulyadi: Saya cukup prihatin
Menanggapi kejadian tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku prihatin. Ia menyebut telah menerima laporan dari Dinas Pendidikan terkait kasus tersebut.
“Saya cukup prihatin dengan peristiwa tersebut dan kronologinya saya sudah mendengarkan paparan dari Dinas Pendidikan,” kata Dedi Mulyadi, Sabtu, 18 April 2026.
Ia juga mengungkapkan bahwa orang tua siswa yang bersangkutan telah dipanggil ke sekolah dan menunjukkan penyesalan.
Baca Juga: Viral ayam MBG diduga tak layak di Lampung, ortu siswa dan admin SPPG akhirnya saling memaafkan
“Berdasarkan informasi anak tersebut orang tuanya sudah dipanggil ke sekolah dan orang tuanya nangis merasa menyesal atas tindakan anaknya,” ujarnya.
Disanksi skorsing, KDM usulkan hukuman edukatif
Lebih lanjut, pihak sekolah telah menjatuhkan sanksi berupa skorsing selama 19 hari kepada siswa tersebut agar mendapatkan pembinaan di rumah.
Artikel Terkait
Bupati Purwakarta resmi berlakukan jam malam pelajar, tegaskan beda dengan pendidikan barak militer
Polres Subang hentikan aktivitas crusher stone PT A.B. di Kasomalang, Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi
Pedas, Dedi Mulyadi tegur pejabat Subang soal kinerja dan minim aksi lapangan
Dedi Mulyadi sentil Disparpora, Satpol PP dan Disnakertrans Subang, soroti kinerja tak maksimal
Diduga tolak ‘jatah’ Rp100 ribu, tuan rumah hajatan di Purwakarta tewas dikeroyok
Disnakertrans Subang klarifikasi data ke BYD dan VinFast usai disentil Dedi Mulyadi
Jabar 2027 dikejar tuntas: Kang Dedi Mulyadi targetkan tak ada anak putus sekolah dan warga tanpa akses kesehatan