“Selanjutnya, tim melaksanakan penurunan korban dari lokasi puncak bukit menuju Posko Lapangan SAR Gabungan,” tambahnya.
Baca Juga: Helikopter PK-CFX jatuh di Sekadau, 8 orang tewas dievakuasi dari medan terjal
Seluruh korban dievakuasi ke Pontianak
Proses penurunan seluruh korban baru rampung pada Jumat dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Tak lama kemudian, pada pukul 05.52 WIB, seluruh jenazah dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa menuju fasilitas kesehatan.
Sebanyak 8 unit ambulans disiapkan untuk mempercepat proses evakuasi.
Sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak, jenazah korban sempat disemayamkan di Markas Yonif 642/Kapuas Sanggau sebagai titik transit pada pukul 06.05 WIB.
“Estimasi waktu tempuh perjalanan darat sekitar 3 jam 30 menit, dengan perkiraan tiba pukul 08.30 WIB,” jelas Junetra.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab jatuhnya helikopter PK-CFX.
Otoritas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Insiden ini menjadi pengingat akan risiko tinggi dalam operasional penerbangan di wilayah dengan medan ekstrem, sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.***
Artikel Terkait
Pemerintah kerahkan 4 pesawat dan bantuan besar untuk tanggapi banjir–longsor di Sumatera
Hilang kontak di Leang-leang Maros, pesawat ATR Indonesia Air angkut 11 orang dalam pencarian Basarnas
Serpihan pesawat ATR 42-500 ditemukan di Gunung Bulusaraung, Basarnas pastikan proses evakuasi berlanjut
Sempat viral pesawat Super Air Jet delay 5 jam penumpang dapat kompensasi Rp300 ribu
Cerita korban selamat kecelakaan travel di Majalengka, penumpang sempat teriak minta sopir pelan
Wafat di usia 100 tahun, Nyak Sandang donatur pesawat RI pertama yang tak terlupakan
Helikopter PK-CFX jatuh di Sekadau, 8 orang tewas dievakuasi dari medan terjal