Baca Juga: Dari Subang menuju dunia, As-Syifa resmi jadi Institut dan siap buka prodi baru
Polisi lakukan penyelidikan, keluarga tidak buat laporan
Pihak kepolisian memastikan bahwa jasad korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Dalam kasus ini, keluarga disebut tidak membuat laporan resmi dan memilih penyelesaian diserahkan kepada pihak pesantren.
“Saat ini sudah dimakamkan. Orang tuanya tidak membuat laporan dan penyelesaian diserahkan ke pihak Ponpes. Ada surat pernyataannya,” kata Ade.
Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa tersebut.
Baca Juga: Penumpang tahan pintu Whoosh karena barang tertinggal, keberangkatan telat 2 menit
Garis polisi juga telah dipasang di lokasi dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
Hingga kini, penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan aparat.***
Artikel Terkait
Bos dan manajer Whiterabit ditangkap, polisi bongkar dugaan peredaran narkoba terstruktur di klub malam Jaksel
Pemotor tewas di Pacitan diduga usai dikejar polisi, kasusnya kini diselidiki internal
Viral jasad karyawan ditemukan dalam freezer di Bekasi, polisi amankan 2 terduga pelaku
Blokade rel viral di Lampung berujung laporan polisi, KAI tegaskan aksi ini berbahaya dan melanggar hukum
Viral 29 santri gagal terbang meski punya boarding pass, Super Air Jet dilaporkan ke polisi
Macet horor Ketapang terurai, DPRD apresiasi peran polisi dan sopir logistik
Preman pecahkan mangkuk pedagang bakso di Tanah Abang, polisi amankan 3 pelaku