“Derita Bu Guru kalau cuaca ekstrem,” tulisnya dalam unggahan video lainnya.
Baca Juga: Izin cuti ditolak hingga diminta resign, kasus karyawan mie gacoan ini picu sorotan empati kerja
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga membantu menyeberangkan motor dengan cara diangkat agar bisa melintasi arus air.
Kondisi ini menunjukkan betapa beratnya medan yang harus dilalui hanya untuk sampai ke sekolah.
“Bagaimana pun juga, Bu Guru harus semangat meski terkadang motor harus diseberangkan,” tulisnya.
Di balik segala kesulitan itu, ada alasan sederhana yang menjadi sumber semangatnya.
“Ada senyum 114 siswa yang aku rindu setiap paginya,” ungkapnya.
Baca Juga: Berkedok ritual mandi kembang, guru silat di Serang diamankan warga usai dugaan pelecehan
Harapan perbaikan infrastruktur
Kisah ini pun mendapat perhatian luas dari warganet. Banyak yang memberikan dukungan sekaligus menyoroti pentingnya perbaikan akses jalan di daerah tersebut.
Dalam kolom komentar, akun TikTok Info 50 Kota menyampaikan bahwa pemerintah daerah berencana membangun jembatan untuk mempermudah akses masyarakat.
“Insya Allah akhir tahun ini jembatan akan kita bangun ya Bu Guru, harap bersabar,” tulis akun tersebut.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan terhadap pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota Bu. Kita bikin jembatan seperti yang di Pukaan kemarin,” lanjutnya.
Baca Juga: Diduga sopir mengantuk, mobil tabrak 4 motor di Jakbar berujung amukan warga
Harapan tersebut disambut baik oleh Silvatri. Ia berharap pembangunan tersebut benar-benar terealisasi agar akses menuju sekolah menjadi lebih aman dan nyaman.
Artikel Terkait
Viral guru di Grobogan keluhkan jalan berlumpur menuju SDN 4 Pandanharum, Pemkab janjikan perbaikan 2026
Kasus guru honorer Probolinggo diduga terima gaji dobel dihentikan, Kejati Jatim ambil alih penyidikan
Akses ekstrem ke sekolah, guru SDN Inpres 3 Bainaa Sulteng harus seberangi 6 sungai dan jalan kaki 7 km demi mengajar
Viral guru di Blitar keluhkan harus pindahkan MBG dari kantong SPPG ke plastik, disebut kurangi jam mengajar
Dari keresahan sampah Pasar Terminal, guru di Subang ini dirikan bank sampah dengan 150 nasabah
Curhatan guru di Semarang saat pembagian MBG, mengaku pulang telat karena harus rapikan ompreng
Viral sisa makanan MBG dikumpulkan guru untuk pakan ternak, warganet soroti food waste