Dari gerimis jadi badai, warga Cikarang Selatan ungkap momen mencekam saat atap rumah berterbangan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 31 Maret 2026 | 20:33 WIB
Cerita warga Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi saat terjadi hujan dan angin kencang (Instagram/shashe_family)
Cerita warga Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi saat terjadi hujan dan angin kencang (Instagram/shashe_family)

“Aku dan kedua anakku ketakutan berdiam di kamar, yang besar sambil menangis ketakutan,” tuturnya.

Baca Juga: 522 Siswa berebut 37 kursi Paskibraka Subang 2026, Wabup tekankan seleksi ketat dan nasionalisme

Tak hanya angin, air hujan juga mulai masuk ke dalam rumah hingga menggenangi bagian dapur.

“Keadaan sudah banjir dan menggenang ke dapur. Setelah angin dan hujan cukup mereda, baru kita berani keluar kamar,” lanjutnya.

Ia menyebut air yang masuk mencapai beberapa ember yang harus segera dibuang.

Sejumlah wilayah terdampak

Pasca kejadian, warga terlihat bergotong royong membersihkan pohon tumbang dan puing-puing yang berserakan.

Baca Juga: Sekolah di Subang ini lawan sampah dari hulu, bank sampah dan maggot jadi andalan

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, sejumlah wilayah terdampak cuaca ekstrem ini, di antaranya Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bekasi, serta Kabupaten Bandung.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berdampak besar bagi masyarakat.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X