Satu SPPG dibekukan sementara
Sebagai tindak lanjut, BGN memutuskan untuk membekukan sementara satu SPPG yang telah beroperasi milik pria tersebut.
Baca Juga: Viral joget soal insentif Rp6 juta, mitra MBG Hendrik Irawan minta maaf dan klarifikasi
Langkah ini diambil karena ditemukan pelanggaran terhadap petunjuk teknis, khususnya terkait tata letak dapur.
“Salah layout. Jadi kan ada juknis, dapur harus seperti ini, itu salah layout-nya,” jelas Nanik.
Sementara enam SPPG lainnya yang belum beroperasi akan diawasi secara ketat selama proses pembangunan hingga pelaksanaan.
Aksi joget tanpa APD disayangkan
BGN juga menyayangkan aksi pria tersebut yang membuat konten berjoget di dalam dapur tanpa menggunakan APD.
Baca Juga: Viral suami ikat istri pakai sarung saat mudik motor, demi aman saat ngantuk
Menurut Nanik, tindakan tersebut tidak sesuai dengan standar operasional dan dapat menjadi contoh yang tidak baik.
“Saya juga nggak suka juga, dia bikin konten lagi di dalam dapur yang tidak pakai APD, itu kan juga salah,” ujarnya.
“Iyalah untuk pembelajaran yang lain. Nggak usah mitra aneh-aneh,” tandasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh mitra MBG agar tetap mematuhi aturan serta menjaga profesionalitas dalam menjalankan program pemerintah.***
Artikel Terkait
MBG TK di Rawajitu Timur Lampung telat dibagikan, wali murid soroti buah semangka yang masih mentah
Curhatan guru di Semarang saat pembagian MBG, mengaku pulang telat karena harus rapikan ompreng
Viral SPPG di Bogor cuci ayam MBG di tempat wudu masjid, akui lalai dan minta maaf
Mahfud MD soroti tata kelola MBG: Dari lele mentah hingga dugaan kasus tak ditindak
Viral joget sambil ngaku dapat Rp6 juta per hari, mitra MBG tempuh jalur hukum
Viral mitra MBG joget, Lita Gading sentil keras hingga tantang dilaporkan ke polisi
Viral joget soal insentif Rp6 juta, mitra MBG Hendrik Irawan minta maaf dan klarifikasi