4 Bulan tinggal di tenda, warga Aceh Tamiang berharap segera dapat rumah bantuan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 25 Maret 2026 | 19:50 WIB
Cerita warga Aceh Tamiang yang masih tinggal di tenda (Instagram/asarhumanity)
Cerita warga Aceh Tamiang yang masih tinggal di tenda (Instagram/asarhumanity)

Tinggal di tenda pengungsian membuat warga harus menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk saat menerima tamu.

“Ada rasa sedih, ada rasa senang. Sedihnya kayak gini, rumahnya tenda-tenda begini kalau ada teman-teman yang mau dateng, nggak bisa duduk,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan kebingungan ketika harus kembali pulang, karena rumah yang dulu ditempati sudah tidak ada.

Baca Juga: Diduga ikuti Google Maps, puluhan pemudik di Sleman nyasar ke sawah saat cari tol

“Kalau misal kita mau pulang, pulang ke mana?” ucapnya.

Pemulihan pascabencana masih berlangsung

Di sisi lain, proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang terus berjalan.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya sempat meninjau langsung kondisi wilayah terdampak pada Sabtu 21 Maret 2026. 

Saat itu, ia menyebut penanganan dampak bencana telah hampir mencapai 100 persen.

“Alhamdulillah, di tenda sudah tidak ada lagi, sudah 100 persen keluar. Semua sudah masuk ke hunian-hunian sementara maupun tetap,” ujarnya.

Baca Juga: Normalisasi one way di Tol Cipali dimulai, lalu lintas bertahap kembali dua arah

“Listrik juga hampir semuanya sudah jalan, hanya tersisa lima desa di seluruh Aceh yang memang medannya sulit. Bantuan semua sudah turun ke rakyat,” lanjutnya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat pembangunan hunian sementara.

Dari total 4.189 unit yang direncanakan, sebanyak 2.418 unit huntara telah dalam proses penyelesaian.

Meski demikian, realita di lapangan menunjukkan masih ada warga yang bertahan di tenda dan berharap segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X