Baca Juga: Kang Rey gaungkan 'Ngawangun Bareng Rakyat', ajak warga jadi motor pembangunan Subang religius
“Mereka tidak ingin menjadi pion dalam konflik yang tidak sepenuhnya mereka kendalikan,” tambahnya.
Keputusan ini mencerminkan realitas geopolitik saat ini, di mana bertahan dan meminimalkan kerugian menjadi strategi utama di tengah konflik yang sulit diprediksi.***
Artikel Terkait
Konflik Iran-Israel dan dinamika baru Timur Tengah: Perspektif Yanuardi Syukur, peneliti UI
Iran, obor sains Islam yang terus menyala: Perspektif Yanuardi Syukur soal kejayaan intelektual negeri para Mullah
Israel, negara kolonial pemukim: Wawancara khusus dengan Yanuardi Syukur
Iran tak goyah meski Khamenei gugur, AS-Israel terjebak konflik panjang
Kapabilitas rudal Iran dan ancaman nuklir, ini analisis peneliti UI Yanuardi Syukur
Mojtaba Khamenei jadi pemimpin Iran, peneliti UI Yanuardi Syukur prediksi konflik Timur Tengah memanas
China dan Rusia dalam perang Iran 2026: Dukungan terukur tanpa keterlibatan militer