Menurutnya, pihak sekolah sebenarnya berada dalam posisi sulit karena tidak mungkin menolak paket makanan yang sudah ditunggu lama oleh para siswa.
Baca Juga: Arus Tol Cipali ke arah Cirebon naik 75 persen, Astra beri diskon tarif mudik 30 persen
“Mau ditolak tapi kasihan bagi yang sudah lama menunggu,” lanjutnya.
Siswa dilaporkan pingsan
Selain keterlambatan pengiriman paket, Mhira Wati juga menyoroti kondisi para siswa yang dinilai memprihatinkan akibat menunggu terlalu lama.
Ia menyebut situasi pembagian paket MBG sempat menjadi tidak kondusif karena siswa kelelahan.
“Rusuh, capek, berantakan, siswa ada yang pingsan,” ungkapnya.
Baca Juga: Kapolres Subang berbagi di Ramadan, 500 anak yatim dan kaum jompo terima santunan
Menurutnya, pihak sekolah sebenarnya telah beberapa kali menyampaikan protes kepada pengelola dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
Namun hingga kini, ia menilai belum ada perubahan signifikan dalam pelaksanaan program tersebut.
“Protes ke SPPG sudah sering, tapi tidak ada perubahan,” ujarnya.
Viral di media sosial
Curhatan guru SD di Palembang tersebut kemudian menjadi viral di media sosial dan memicu perbincangan publik mengenai pelaksanaan program MBG.
Banyak warganet menyoroti pentingnya evaluasi dalam distribusi program makan bergizi gratis agar tidak memberatkan siswa maupun pihak sekolah.
Artikel Terkait
Diduga usai santap menu MBG, 28 santri ponpes di Jombang dilarikan ke rumah sakit
SPPG Cahaya Ngrayun Ponorogo akui teledor usai viral temuan belatung di menu MBG bandeng presto
Viral kritikan warga Purwodadi soal menu MBG Ramadan: Bukan tidak bersyukur, tapi supaya ada pembenahan
Viral siswa di Majalengka ngadu ke KDM soal menu MBG, sebut hanya mendapat ubi bakar
SMAN 2 Pamekasan tolak 1.022 porsi MBG, sekolah soroti menu lele mentah dari SPPG As-Salman
Dokter Dion Haryadi soroti viral menu lele MBG di SMAN 2 Pamekasan, pertanyakan distribusi SPPG
Viral menu MBG berbelatung di Malang, operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 dihentikan sementara