Ia menambahkan Kabupaten Subang termasuk daerah dengan tingkat kerawanan bencana cukup tinggi di Jawa Barat.
Baca Juga: Viral menu bandeng MBG di SD PL Sedayu Bantul, SPPG Argosari klarifikasi sudah matang
“Kabupaten Subang merupakan daerah dengan risiko bencana nomor dua di Jawa Barat. Di wilayah utara sering terjadi banjir, sementara di wilayah selatan kerap terjadi longsor,” kata Agus Masykur Rosyadi.
Karena itu, ia berharap program Kampung Siaga Bencana dapat terus dikembangkan tidak hanya di wilayah utara, tetapi juga di wilayah selatan Kabupaten Subang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang beserta jajaran, unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Camat Legonkulon, Camat Pamanukan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Subang.
Kemudian turut hadir pula para kepala desa, Baznas Kabupaten Subang, Forum Koordinasi Tagana Subang, serta peserta Kampung Siaga Bencana dari Kecamatan Legonkulon dan Kecamatan Pamanukan.***
Artikel Terkait
Edukasi anak-anak korban bencana di Aceh, influencer Virdian Aurellio yakin kesadaran ekologis generasi muda mulai tumbuh
Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat, puluhan rumah tertimbun dan 8 warga meninggal dunia
Ki Maher: Bencana tak lagi bisa diprediksi, saatnya manusia kembali menjaga alam
Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring
Banjir meluas di Pantura Subang, Kang Rey pilih ngantor di lokasi dan desak normalisasi sungai
Bermalam di posko banjir Pantura, Kang Rey pastikan warga terdampak banjir tak kekurangan kebutuhan
Bencana 1 malam di Majalengka: Longsor tutup jalur provinsi, 65 rumah terendam banjir di 6 kecamatan