Para ahli memperkirakan bahwa platform seperti X memberikan imbalan finansial yang signifikan untuk setiap juta tayangan konten populer, menjadikan pembuatan video AI palsu layaknya mesin uang digital.
Kemudahan penggunaan alat AI generatif yang semakin murah membuat individu atau kelompok tanpa latar belakang profesional pun dapat menciptakan konten seolah nyata.
Teknologi yang semula dirancang untuk meningkatkan efisiensi kini justru dipakai untuk menyesatkan publik dan menghasilkan pendapatan secara cepat.
Kepercayaan yang tergerus
Mahsa Alimardani dari Oxford Internet Institute memperingatkan bahwa konten semacam ini merusak kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang sahih.
Ketika mayat-mayat masih tertimbun reruntuhan di Minab, konten AI yang jauh lebih menarik perhatian justru mendominasi pemberitaan daring, menciptakan realitas tandingan yang makin sulit dibedakan dari fakta.
Baca Juga: Viral dugaan menu MBG berisi ulat di SMP Pasundan 9 Bandung, muncul chat guru cari penyebar video
Akibatnya, algoritme yang seharusnya menghubungkan manusia dengan informasi yang bermanfaat justru memperkuat penyebaran misinformasi.
Ketika realitas digital bertentangan dengan realitas faktual, yang sering tersisa hanyalah kebingungan dan keraguan.
Tantangan regulasi dan etika
Beberapa platform kini mulai menerapkan kebijakan yang lebih ketat, termasuk pelarangan monetisasi video perang yang tidak diberi label jelas sebagai konten generatif.
Meski demikian, para pakar menegaskan bahwa tidak ada solusi sederhana untuk mengatasi ketegangan antara prinsip keterlibatan pengguna dan kebutuhan akan informasi yang akurat.
Baca Juga: IFG dan BP BUMN perkuat tata kelola program TJSL melalui Three Lines Model
Perang Iran 2026 mengajarkan bahwa medan pertempuran telah bergeser ke ruang digital.
Artikel Terkait
Konflik Iran-Israel dan dinamika baru Timur Tengah: Perspektif Yanuardi Syukur, peneliti UI
Iran, obor sains Islam yang terus menyala: Perspektif Yanuardi Syukur soal kejayaan intelektual negeri para Mullah
Antara Epstein Files dan serangan ke Iran, ada benang merah politik?
TV Iran diduga diretas, pidato Trump dan Netanyahu tiba-tiba muncul serukan warga bangkit
Ceramah Cak Nun tahun 2012 soal perang Israel vs Iran kembali viral, singgung AS hingga Arab Saudi
Iran tak goyah meski Khamenei gugur, AS-Israel terjebak konflik panjang
Konflik Israel-Iran memanas, Mahfud MD minta RI kembali tegas ke politik bebas-aktif