“Jadi Pak, waktu zaman sekolah saya pernah jatuh dari motor karena lubang di jalan, dan sampai sekarang lubangnya masih ada,” ujarnya.
Ia kembali menyampaikan sindiran dengan menyebut kondisi tersebut seolah bagian dari konsep estetika.
“Karena lubangnya masih ada, saya jadi kepikiran kalau jalannya emang seperti itu karena jalannya nggak rusak dan perlu diperbaiki. Emang jadi bagian dasar konsep estetika desainnya,” katanya.
Disebut sebagai karya seni
Sindiran semakin tajam saat ia menyebut jalan rusak sebagai sebuah karya seni.
“Itu adalah art Pak, seni, karya. Bahkan kalau seandainya Daendels masih hidup terus datang ke Kebumen pasti dia bilang, ‘Wow, masterpiece!’” tuturnya.
Baca Juga: 500 Takjil dibagikan di depan Mako, Kapolres Subang turun langsung perkuat kedekatan dengan warga
Pernyataan tersebut memicu beragam komentar warganet, mulai dari yang terhibur hingga yang menyampaikan keluhan serupa terkait infrastruktur jalan.
Bupati Kebumen janjikan perbaikan
Menanggapi keluhan masyarakat soal jalan rusak, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyatakan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak berat akan segera dilakukan.
“Sejumlah ruas yang sebelumnya rusak berat sudah kami perbaiki secara permanen,” kata Lilis usai agenda tarawih bersama di Gedung Dakwah Muhammadiyah, dikutip dari laman resmi Pemkab Kebumen pada Selasa, 3 Maret 2026.
Ia menambahkan, perbaikan lanjutan akan dilakukan setelah Idul Fitri.
“Insya Allah, setelah Lebaran, beberapa titik lain mulai dikerjakan agar ekonomi bergerak lebih kuat serta akses pendidikan dan kesehatan semakin mudah bagi masyarakat,” tandasnya.
Artikel Terkait
Sindiran dingin Dedi Mulyadi soal macet Bandung: Memang macet, tapi dingin
Sindiran pelatih Vietnam usai juara AFF U-23: Indonesia lebih kuat kalau masih dilatih Shin Tae-yong
Ferry Irwandi balas dipolisikan Hera Lubis dengan sindiran satir, singgung postingan yang dihapus
Akses jalan TPA Jalupang jadi sorotan, DPRD Jabar siap fasilitasi komunikasi dengan PTPN
Dua pemotor tercebur galian proyek air limbah di penjaringan Jakut, warga soroti keamanan Jalan Sukarela
Viral balap lari liar tutup jalan Cipinang Jaya, warga geram akses lumpuh dini hari
Akses ekstrem ke sekolah, guru SDN Inpres 3 Bainaa Sulteng harus seberangi 6 sungai dan jalan kaki 7 km demi mengajar