Viral penerbangan Timur Tengah tertunda usai konflik Israel vs Iran, WNI terjebak di Madinah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 1 Maret 2026 | 15:04 WIB
Menyoroti penerbangan menuju ke Tanah Air ditunda usai meningkatnya konflik di wilayah Israel dan Iran (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti penerbangan menuju ke Tanah Air ditunda usai meningkatnya konflik di wilayah Israel dan Iran (Instagram.com/@undercover.id)

GENMILENIAL.ID – Konflik peperangan yang memanas antara Israel dan Iran berdampak luas pada sektor penerbangan di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah bandara, termasuk di Dubai dan Madinah, dilaporkan menutup atau menunda operasional penerbangan sementara.

Informasi tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @undercover.id pada Minggu, 1 Maret 2026.

Dalam video yang beredar, seorang warga negara Indonesia (WNI) mengaku terjebak di bandara internasional Madinah, Arab Saudi, saat hendak pulang ke Tanah Air.

Baca Juga: Viral sopir bajaj mengamuk di Halte TJ Koridor 2, rusak wiper hingga nyaris lempar tong sampah

“Masya Allah teman-teman, ini penerbangan di Madinah dicancel, Dubai juga diclose,” ujar pengunggah video, Minggu, 1 Maret 2026.

“Ini karena perang Israel sama Iran, Qadarullah semua sistem di bandara tutup, tidak ada yang bisa check in di sini,” tambahnya, Minggu, 1 Maret 2026.

Selain Madinah, otoritas Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Bandara Internasional Al Maktoum (DWC) juga dilaporkan menunda sejumlah jadwal penerbangan.

Wilayah udara UEA terdampak

Melalui akun X @DXBMediaOffice, otoritas bandara Dubai menyampaikan bahwa beberapa penerbangan di DXB dan Dubai World Central–DWC dibatalkan atau ditunda.

Baca Juga: Perkebunan kopi terancam lubang raksasa, Usman warga Aceh Tengah ikhlas lepas tanah 30 tahun

“Dubai Airports mengkonfirmasi bahwa beberapa penerbangan di DXB dan Dubai World Central - DWC dibatalkan atau ditunda,” demikian pernyataan yang diunggah, Minggu, 1 Maret 2026.

“Karena penutupan sebagian sementara wilayah udara UEA, sebagai tindakan pencegahan luar biasa di tengah perkembangan keamanan regional yang terus berubah,” lanjut pernyataan tersebut, Minggu, 1 Maret 2026.

Penutupan sebagian wilayah udara Uni Emirat Arab (UEA) disebut telah dilakukan sejak Sabtu, 28 Februari 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X