Arie juga mengingatkan bahwa banyaknya persoalan di Indonesia bukan alasan untuk dengan mudah berpaling dari identitas kebangsaan.
“Hanya karena di negara ini banyak masalah, bukan berarti boleh semudah itu berkhianat,” tulisnya lagi.
Ia bahkan menegaskan harapannya agar generasi muda tetap bangga menjadi warga negara Indonesia dan mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik.
Soroti dugaan penganiayaan siswa SMP
Tak berhenti di situ, Arie juga menyinggung kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa SMP berusia 14 tahun di Maluku oleh anggota Brimob berinisial MS.
Dalam kasus tersebut, korban dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan.
Baca Juga: Viral Awardee LPDP pamer anak jadi WNA Inggris, suami dipanggil diduga belum tuntaskan pengabdian
“Seorang pelajar, usianya masih 14 tahun, kepalanya remuk, dipukul, lalu tersungkur di atas tanah Maluku, nyawanya terenggut,” tulis Arie dengan nada pilu.
“Sedih hatiku,” lanjutnya.
Arie berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang. Ia juga menyampaikan doa agar aparat yang diberi tanggung jawab menjaga keamanan dapat menjalankan tugasnya dengan hati yang lembut dan penuh kemanusiaan.
“Tuhan, lembutkan hati para ksatria kami, jadikanlah kekuatan dan senjata mereka untuk melindungi anak-anak bangsa ini,” tandasnya.
Baca Juga: Viral pendaki hilang di Gunung Ijen ditemukan selamat, kondisinya lemas akibat cuaca dingin
Unggahan Arie Kriting tersebut pun menuai beragam respons dari warganet.
Banyak yang menilai pernyataannya mewakili kegelisahan sebagian masyarakat terhadap berbagai isu yang belakangan ramai diperbincangkan.***
Artikel Terkait
KBRI Dhaka siapkan rencana kontinjensi untuk WNI di Nepal
Fakta-fakta gempa Filipina magnitudo 6,9: 72 tewas, peringatan tsunami hingga kondisi WNI
26 WNI korban online scam di Myanmar berhasil dipulangkan, satu diduga pelaku perekrutan
Jumlah WNI tewas dalam kebakaran Apartemen Hong Kong bertambah, KJRI bersiap lakukan pemulangan jenazah
WNI di Belanda curhat soal panduan bertahan hidup 72 jam, gegara listrik padam warga diminta siaga
Viral Awardee LPDP pamer anak jadi WNA Inggris, suami dipanggil diduga belum tuntaskan pengabdian
21 Tahun di Jepang, Sastia Prama Putri tetap bangga gunakan paspor Indonesia: Jangan lelah mencintai tanah air