Usai polemik ‘Cukup Aku WNI, Anak Jangan’, Arie Kriting soroti nasionalisme hingga dugaan penganiayaan siswa di Maluku

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 22 Februari 2026 | 22:49 WIB
Menyoroti penuturan komika, Arie Kriting ihwal polemik yang membayangi anak bangsa hingga sempat viral di medsos (Instagram.com/@arie_kriting)
Menyoroti penuturan komika, Arie Kriting ihwal polemik yang membayangi anak bangsa hingga sempat viral di medsos (Instagram.com/@arie_kriting)

Arie juga mengingatkan bahwa banyaknya persoalan di Indonesia bukan alasan untuk dengan mudah berpaling dari identitas kebangsaan.

Baca Juga: Ribuan warga Sumenep antre tarawih sejak siang, ada tradisi bagi-bagi amplop Rp300 ribu sebagai penyemangat

“Hanya karena di negara ini banyak masalah, bukan berarti boleh semudah itu berkhianat,” tulisnya lagi.

Ia bahkan menegaskan harapannya agar generasi muda tetap bangga menjadi warga negara Indonesia dan mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik.

Soroti dugaan penganiayaan siswa SMP

Tak berhenti di situ, Arie juga menyinggung kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa SMP berusia 14 tahun di Maluku oleh anggota Brimob berinisial MS.

Dalam kasus tersebut, korban dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan.

Baca Juga: Viral Awardee LPDP pamer anak jadi WNA Inggris, suami dipanggil diduga belum tuntaskan pengabdian

“Seorang pelajar, usianya masih 14 tahun, kepalanya remuk, dipukul, lalu tersungkur di atas tanah Maluku, nyawanya terenggut,” tulis Arie dengan nada pilu.

“Sedih hatiku,” lanjutnya.

Arie berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang. Ia juga menyampaikan doa agar aparat yang diberi tanggung jawab menjaga keamanan dapat menjalankan tugasnya dengan hati yang lembut dan penuh kemanusiaan.

“Tuhan, lembutkan hati para ksatria kami, jadikanlah kekuatan dan senjata mereka untuk melindungi anak-anak bangsa ini,” tandasnya.

Baca Juga: Viral pendaki hilang di Gunung Ijen ditemukan selamat, kondisinya lemas akibat cuaca dingin

Unggahan Arie Kriting tersebut pun menuai beragam respons dari warganet.

Banyak yang menilai pernyataannya mewakili kegelisahan sebagian masyarakat terhadap berbagai isu yang belakangan ramai diperbincangkan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X