Tradisi nyadran berujung insiden
Sebagai informasi, Nyadran merupakan tradisi tahunan masyarakat Desa Balongdowo yang digelar menjelang bulan suci Ramadan.
Baca Juga: Tarhib Ramadan Ruang Teduh Subang, satukan umat sambut bulan suci dengan kemurnian iman
Dalam tradisi tersebut, warga menyusuri sungai menggunakan perahu sambil membawa sound system dan menggelar hiburan di atas perahu.
Dalam video yang beredar, terlihat peserta sempat menari di atas perahu dan sound horeg, sebelum akhirnya insiden terjadi.
Polisi: Perahu tak kuat menahan beban dan getaran
Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, membenarkan insiden tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula saat warga menggabungkan perangkat sound horeg berukuran besar di atas dua perahu.
Baca Juga: Ngaku Resmob Polda Jabar dan todong softgun, komplotan pemeras di Subang akhirnya dibekuk polisi
“Peralatannya terdiri dari sound, speaker, lighting, dan genset. Salah satu perahu tidak kuat menahan beban,” ujar Imam, Sabtu 7 Februari 2026.
Menurutnya, selain berat, getaran dari perangkat sound turut memperparah kondisi perahu hingga akhirnya miring.
“Karena tidak kuat menahan beban dan kena getaran, perahu miring lalu tenggelam. Alat-alat dan warga sempat dievakuasi. Tidak ada korban,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam pelaksanaan tradisi masyarakat, terutama yang melibatkan perairan dan beban berat.***
Artikel Terkait
Sound horeg picu polemik, dokter THT sarankan jarak aman 2 kilometer dari dentuman 130 dB
Viral ibu minta sound horeg dihentikan karena kaca rumah bergetar, warganet: Tolong bikin UU!
MUI Pusat soroti dampak kesehatan dan sosial di balik fatwa haram sound horeg
Viral sekelompok pria ganti nama ‘sound horeg’ jadi Sound Karnaval Indonesia, warganet tetap soroti kebisingan
Viral! halaman rumah warga pasuruan diduga dijadikan parkir liar penonton sound horeg
Tok! Khofifah atur ketat penggunaan sound horeg di Jawa Timur, ini aturan hingga sanksinya
Viral aksi bongkar tenda di Festival Sound India, warganet samakan dengan fenomena sound horeg di Indonesia