Di tengah evakuasi longsor Cisarua, aksi pawang hujan jadi sorotan saat cuaca mengancam pencarian korban

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 28 Januari 2026 | 18:37 WIB
Menyoroti proses evakuasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada hari ke-5 pencarian korban (Instagram.com/@infobandungbarat)
Menyoroti proses evakuasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada hari ke-5 pencarian korban (Instagram.com/@infobandungbarat)

Warganet lainnya turut menyampaikan dukungan moral kepada tim SAR yang masih berjibaku di lapangan.

Baca Juga: Terobos banjir, polisi di Pamanukan gotong keranda jenazah warga

Proses evakuasi terus berlanjut

Sementara itu, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan bahwa hingga Selasa 27 Januari 2026, jumlah warga terdampak longsor mencapai 155 jiwa dari 35 kepala keluarga.

Dari jumlah tersebut, 75 orang dinyatakan selamat, sementara 80 lainnya masih dalam proses pencarian.

“Informasi terakhir, sebanyak 27 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Syafii.

Baca Juga: Ahok bongkar dugaan penyimpangan di Pertamina, soroti kuota impor hingga alasan mundur dari jabatan komisaris utama

Ia menambahkan, lebih dari 2.000 personel gabungan telah dikerahkan dalam operasi kemanusiaan ini.

Namun, demi mempertimbangkan keselamatan, saat ini hanya sekitar 250 personel yang diterjunkan langsung di titik rawan longsor.

Fokus pencarian masih dipusatkan di area permukiman warga yang tertimbun material longsor, mengingat sebagian besar korban berada di lokasi tersebut saat bencana terjadi.

Harapan di tengah duka

Di tengah upaya pencarian yang penuh risiko, kehadiran kearifan lokal seperti aksi pawang hujan menjadi simbol harapan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Viral rekaman udara longsor Cisarua, tampakkan lereng perbukitan terbelah dan aliran material panjang

Meski tak bisa dijadikan patokan ilmiah, langkah tersebut dipandang sebagai bentuk doa dan ikhtiar batin demi keselamatan para korban dan petugas.

Hingga kini, proses evakuasi masih terus dilakukan sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih bersahabat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X