Curhat SBY soal geopolitik dunia, khawatir perang dunia III picu korban hingga 5 miliar jiwa

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 23 Januari 2026 | 13:35 WIB
Menyoroti poin-poin penting dalam penuturan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ihwal Perang Dunia III (YouTube.com/Susilo Bambang Yudhoyono)
Menyoroti poin-poin penting dalam penuturan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ihwal Perang Dunia III (YouTube.com/Susilo Bambang Yudhoyono)

GENMILENIAL.ID — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi geopolitik global yang kian memanas dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menilai, dunia saat ini berada dalam situasi yang mengkhawatirkan dan berpotensi mengarah pada Perang Dunia III.

Kekhawatiran tersebut disampaikan SBY melalui akun X pribadinya, @SBYudhoyono, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam unggahannya, SBY mengaku terus mengikuti dinamika global, terutama perkembangan konflik internasional dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga: Viral kades di Sragen mandi lumpur protes jalan rusak puluhan tahun tak kunjung diperbaiki

“3 tahun ini saya mengikuti perkembangan dunia, terlebih dinamika global bulan-bulan terakhir,” tulis SBY.

“Sebagai seseorang yang puluhan tahun mendalami geopolitik, perdamaian, dan sejarah peperangan dunia, terus terang saya khawatir,” lanjutnya.

Potensi Perang Dunia III jadi ancaman nyata

SBY mengungkapkan kekhawatirannya akan munculnya prahara besar dalam sejarah umat manusia, yakni pecahnya Perang Dunia Ketiga.

Ia menilai, pola konflik global yang terjadi saat ini memiliki kemiripan dengan kondisi menjelang Perang Dunia I dan II.

Baca Juga: Viral mobil Panther melaju sendiri di Tol Japek, dikawal truk wingbox hingga berhenti tabrak traffic cone

“Saya cemas jika dunia mengalami prahara besar. Apalagi jika prahara itu adalah Perang Dunia Ketiga,” ungkapnya.

Menurut SBY, situasi global saat ini menunjukkan tanda-tanda yang tidak bisa diabaikan, mulai dari meningkatnya ketegangan antarnegara hingga eskalasi konflik bersenjata.

“Situasi dunia menjelang Perang Dunia Pertama dan Kedua memiliki banyak kesamaan dengan kondisi sekarang,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X