Motor hingga perabot tertimbun lumpur
Tak hanya rumah, sejumlah barang milik warga juga ikut terkubur lumpur. Salah satunya sepeda motor yang baru berhasil dikeluarkan setelah tertimbun cukup lama.
Baca Juga: Satlantas Polres Subang gandeng FIFGroup edukasi keselamatan berkendara di SMKN 1 Subang
“Ada motor warga yang baru selesai digali setelah tertanam lumpur. Kira-kira masih bisa dipakai nggak ya? Semuanya tertanam sampai kaca spion,” ujar perekam video.
Tampak motor tersebut masih dipenuhi lumpur di hampir seluruh bagian bodi, menandakan dahsyatnya terjangan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Meski sebagian lumpur telah dikeluarkan dari dalam rumah, kondisi hunian warga masih jauh dari kata layak huni.
Pidie Jaya masih berstatus tanggap darurat
Hingga saat ini, Kabupaten Pidie Jaya masih berstatus tanggap darurat bencana yang berlaku sampai 28 Januari 2026.
Status tersebut ditetapkan guna mempercepat penanganan korban terdampak sekaligus pemulihan infrastruktur pascabanjir.
Pemerintah bersama unsur TNI dan relawan terus melakukan pembersihan lumpur dengan mengerahkan alat berat dan personel di sejumlah titik terdampak.
Selain itu, pembangunan hunian sementara (huntara) juga terus dikebut untuk menampung warga yang rumahnya belum bisa ditempati akibat kerusakan berat.
Namun di tengah upaya pemulihan tersebut, warga berharap proses penanganan dapat dipercepat agar mereka bisa kembali menjalani kehidupan normal, terlebih menjelang datangnya bulan Ramadan.***
Artikel Terkait
Pemulihan pertanian jadi kunci hidup 80 persen warga, influencer Virdian Aurellio soroti kondisi petani Aceh Tamiang pascabanjir
Lebih dari sebulan pascabanjir, warga Desa Pante Kera Aceh Timur bertahan di bukit dan masih terisolir
Pilu ibu korban banjir bandang Aceh, kenang genggaman terakhir anak: Yang penting kalian hidup, biarkan mama
Terobos banjir demi mengajar, aksi guru matematika SMK Serang ini tuai salut warganet
Sekolah rusak diterjang banjir bandang, bocah asal Agam Sumbar ini harap bisa belajar normal kembali
Lhok Pungki, Dusun di Aceh Utara yang kini berubah jadi sungai pascabanjir bandang
Tangis ayah pecah di posko kesehatan Lhok Pungki, gendong anak sakit demi dapatkan obat