“Kondisi di lokasi hujan dan berkabut. Jarak pandang sangat terbatas sehingga berbahaya jika pencarian dipaksakan,” ungkapnya.
Atas pertimbangan tersebut, tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian dan akan melanjutkannya kembali keesokan hari.
Baca Juga: Tangis ayah pecah di posko kesehatan Lhok Pungki, gendong anak sakit demi dapatkan obat
Pencarian dilanjutkan Selasa pagi
Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Selasa, 20 Januari 2026, dengan fokus penyisiran di jalur pendakian Bukit Mongkrang dan titik-titik yang dicurigai.
“Hari ini kami evaluasi dulu, besok pagi pencarian akan dibuka kembali,” tutur Hendro.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan.
“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar pencarian berikutnya membuahkan hasil,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Evakuasi Juliana Marins tuntas, jenazah pendaki Brasil diterbangkan dari Rinjani ke RS Bhayangkara NTB
Basarnas berhasil evakuasi pendaki asal Swiss yang terjatuh di Rinjani lewat udara
Fenomena kerumunan serba putih di Puncak Gunung Lawu: Dua versi kronologi pendaki jadi petunjuk
Pendaki Gunung Gawalise ditemukan tewas 200 meter dari puncak, evakuasi penuh risiko
70 Personel Tim SAR dan relawan diturunkan, pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet diperpanjang dua hari
Operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet resmi ditutup, Pemkot Magelang dukung pencarian mandiri
Hilang sejak akhir Desember 2025, pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali ditemukan meninggal dunia