Laporan tersebut difokuskan pada situasi pemulihan infrastruktur pascabencana dan ditujukan bagi pengguna jalan darat.
Secara umum, mayoritas ruas jalan utama di Aceh sudah dapat dilalui, namun masih terdapat sejumlah titik kritis yang memerlukan kewaspadaan ekstra.
Beberapa jalur, terutama di wilayah tengah dan pesisir, masih mengalami kerusakan jalan, jembatan, serta potensi banjir susulan akibat tingginya curah hujan.
Lintas tengah Aceh Tenggara perlu kewaspadaan ekstra
BPTD mencatat, jalur Lintas Tengah yang menghubungkan Bener Meriah, Gayo Lues, hingga Aceh Tenggara menjadi salah satu rute yang perlu diwaspadai pengendara.
Beberapa ruas di jalur tersebut masih dalam tahap perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.
“Penggunaan kendaraan dengan spesifikasi roda dua (R2) dan kendaraan 4x4 sangat disarankan di beberapa titik rawan di Lintas Tengah,” terang BPTD dalam keterangan resminya, Jumat, 2 Januari 2026.
Baca Juga: Influencer Sherly Annavita bongkar teror di rumahnya, mobil dicoret dan dilempar telur busuk
Sejumlah titik jalan rusak dan jembatan putus
Berdasarkan data BPTD, sejumlah kawasan dilaporkan mengalami kendala signifikan.
Di Aceh Barat Daya, tepatnya ruas Lamie dan jalur Aceh Jaya (Breuen–Ronga-ronga), kondisi jalan masih rusak parah dan hanya dapat dilalui kendaraan R2 serta 4x4.
Sementara di Lintas Timur, jalur Aceh Tamiang menuju Sumatera Utara juga diimbau ekstra hati-hati akibat kerusakan jalan imbas banjir dan tingginya curah hujan.
Selain itu, BPTD mencatat adanya jembatan putus di kawasan Jamur Ujung (Lintas Tengah) dan Jembatan Enang-enang di Lintas Utara atau jalur alternatif.
Baca Juga: Awali 2026, 106 personel Polres Subang terima kenaikan pangkat
Artikel Terkait
Tak hanya fisik, mental penyintas banjir bandang di Aceh Tamiang mulai lelah pascabencana
Sebulan berlalu, warga Aceh Tamiang ceritakan detik-detik 18 orang bertahan di atap rumah saat banjir datang
Sebulan pascabanjir bandang, warga Desa Babo Aceh Tamiang masih butuh baju hingga tenda pengungsian
Rumah lenyap diterjang banjir bandang, warga Desa Suka Jadi Aceh Tamiang: Tinggal tangga dan kamar mandi
Jalan berlumpur hambat pemulihan listrik, warga Arul Badak Aceh Tengah gotong royong tarik truk PLN
Akses darat putus, warga Desa Burlah Aceh Tengah bertahan hidup dengan tali sling pascabanjir
Terisolir pascabanjir dan longsor, warga Dusun Lelabu Aceh Tengah mendayung sampan berjam-jam demi bertahan hidup