Banjir susulan terjang Sumatera Barat, Maninjau dan Kuranji kembali terendam di tengah peringatan cuaca BMKG

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 2 Januari 2026 | 18:18 WIB
Banjir susulan yang masih terjadi di Sumatera Barat (Instagram/zeki_satria)
Banjir susulan yang masih terjadi di Sumatera Barat (Instagram/zeki_satria)

Tak hanya di Kabupaten Agam, banjir juga kembali terjadi di wilayah Kota Padang.

Kawasan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, dilaporkan terendam banjir pada Jumat pagi, 2 Januari 2026, setelah hujan deras mengguyur sejak malam sebelumnya.

Baca Juga: Influencer Sherly Annavita bongkar teror di rumahnya, mobil dicoret dan dilempar telur busuk

Melalui video yang diunggah akun Instagram @infopastiminang_, terlihat air berwarna cokelat pekat dengan arus deras masuk ke dalam rumah-rumah warga.

Kepanikan pun tak terhindarkan, warga terdengar histeris meminta bantuan karena khawatir rumah mereka ambruk.

“Tolong pak, air sudah masuk ke rumah kami. Rumah kami runtuh,” ucap seorang warga dalam video tersebut.

Situasi ini menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di Padang masih sangat rentan terhadap banjir, terutama akibat curah hujan tinggi dan sistem drainase yang belum pulih sepenuhnya.

Baca Juga: Awali 2026, 106 personel Polres Subang terima kenaikan pangkat

BMKG ingatkan potensi hujan dan angin kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi peningkatan cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

BMKG menyebutkan, meski sebagian besar wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan, Sumatera Barat perlu mewaspadai hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai angin kencang hingga 4 Januari 2026.

Masyarakat di daerah rawan banjir dan longsor diimbau tetap waspada serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan petugas kebencanaan guna menghindari risiko yang lebih besar.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X