GENMILENIAL.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat percepatan signifikan dalam penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi masyarakat terdampak bencana sepanjang tahun 2025.
Hingga akhir Desember 2025, sebanyak 4.838 rekening telah berhasil dicairkan dengan total nilai mencapai Rp8,7 miliar.
Dana tersebut disalurkan kepada warga di sejumlah daerah terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam membantu biaya hunian sementara sembari menunggu pembangunan hunian tetap.
Baca Juga: Tak lagi wacana, program seragam sekolah gratis di Subang mulai dibagikan 13 Januari 2026
Skema jemput bola dinilai efektif
Percepatan penyaluran DTH dilakukan melalui berbagai strategi, salah satunya dengan skema jemput bola oleh perbankan Himbara.
Di Kota Sibolga, misalnya, Bank BNI mendatangi langsung warga penerima manfaat di lokasi pengungsian untuk membuka rekening, didampingi oleh aparatur pemerintah daerah.
Langkah ini terbukti efektif mempercepat pencairan bantuan, terutama bagi warga yang mengalami kendala akses layanan perbankan pascabencana.
Penyerahan Dana Tunggu Hunian secara simbolis di Kota Sibolga dilaksanakan di Masjid Budi Sehati, Kelurahan Pancuran Gerobak.
Sebanyak 31 kepala keluarga dari Kelurahan Pancuran Gerobak, Pasar Baru, dan Kota Baringin menerima bantuan yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Sibolga.
DTH untuk sewa hunian sementara
BNPB menjelaskan, Dana Tunggu Hunian diberikan untuk jangka waktu tiga bulan, yakni Desember 2025 hingga Februari 2026.
Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sewa tempat tinggal sementara setelah rumah mereka mengalami kerusakan berat akibat bencana.
Artikel Terkait
Masih terisolir, bantuan ke Desa Pasir Gayo Lues harus seberangi sungai deras dan jembatan tali
Jalan berlumpur hambat pemulihan listrik, warga Arul Badak Aceh Tengah gotong royong tarik truk PLN
Akses darat putus, warga Desa Burlah Aceh Tengah bertahan hidup dengan tali sling pascabanjir
Tim SAR temukan satu jenazah diduga korban karamnya kapal wisata keluarga pelatih Valencia di Labuan Bajo
Peduli konservasi alam, pengusaha asal Lampung kembangkan puluhan ribu bibit tanaman di Subang
Aliran sungai baru muncul di tengah perkampungan, warga dusun Suka Maju Tapsel bertahan di masjid pascabanjir bandang
Negara tanggung biaya jembatan Bailey dan operasional TNI di kawasan bencana Sumatra