Pemerintah Kabupaten Subang dalam berbagai kesempatan juga menekankan pentingnya peran dunia usaha sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Kepatuhan pajak korporasi dinilai sebagai indikator tata kelola perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Komitmen sosial Dahana di luar kewajiban pajak
Selain kontribusi fiskal, Dahana juga menunjukkan peran sosialnya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program tersebut menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberantasan stunting, bantuan bagi penyandang disabilitas, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui pendampingan UMKM lokal.
Baca Juga: Peduli konservasi alam, pengusaha asal Lampung kembangkan puluhan ribu bibit tanaman di Subang
Langkah ini menegaskan bahwa kontribusi perusahaan terhadap pembangunan tidak berhenti pada kewajiban pajak, tetapi juga melalui program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.
Sinergi pemerintah daerah dan dunia usaha
Febi Reniati juga merespons positif sambutan Bupati Subang yang menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mempercepat pembangunan daerah.
Ia menyatakan bahwa Dahana siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program pembangunan berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan Dahana untuk terus berkontribusi dan berharap dapat menginspirasi wajib pajak lain agar bersama-sama membangun Subang melalui budaya taat pajak,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Baru 66 persen, Kang Rey tetap optimis target PAD Subang Rp950 miliar tercapai akhir tahun
Fraksi-fraksi DPRD Subang soroti RAPBD 2026: Dari PAD, pendidikan, hingga pelayanan publik
DPRD Subang dorong RAPBD 2026 lebih pro rakyat, eksekutif janji fokus PAD, layanan publik, dan pilkades digital
Pendapatan Rp600 juta per bulan dari Aqua, Dirut Tirta Rangga: Semua tercatat resmi dan masuk PAD
PT Dahana kirim bantuan ke Sumatera Barat, tegaskan respons cepat dan pentingnya kolaborasi hadapi bencana
Berstatus objek vital nasional, PT Dahana uji kesiapan karyawan hadapi skenario darurat
PAD baru 87 persen, Kang Rey tekankan pajak harus terasa manfaatnya: Jalan, kesehatan, hingga pendidikan