Peduli konservasi alam, pengusaha asal Lampung kembangkan puluhan ribu bibit tanaman di Subang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 29 Desember 2025 | 21:11 WIB
Pembibitan puluhan ribu tanaman kakao di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang
Pembibitan puluhan ribu tanaman kakao di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang

Baca Juga: Jalan berlumpur hambat pemulihan listrik, warga Arul Badak Aceh Tengah gotong royong tarik truk PLN

Berdayakan tenaga kerja lokal

Tak hanya berfokus pada lingkungan, usaha pembibitan ini juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, Mugi memberdayakan sekitar 10 hingga 12 tenaga kerja lokal untuk mengelola lahan pembibitan dan perawatan tanaman.

“Kita mulai sudah dua tahun, tapi untuk persiapan lahan dan penanaman intensifnya baru dua bulan terakhir. Sekarang kita fokus pembibitan dan penanaman dulu,” katanya.

Hingga kini, bibit yang dihasilkan masih difokuskan untuk kebutuhan internal penanaman, sembari menunggu musim yang tepat dan kesiapan produksi.

Baca Juga: Arus balik Natal mulai terasa, lalu lintas Tol Cipali arah Jakarta naik 41 persen pada H plus 3

Konservasi lewat aksi nyata menanam pohon

Menurut Mugi, menjaga alam tidak selalu harus melalui program besar yang memakan waktu lama. Menanam komoditas tanaman produktif juga menjadi bentuk konservasi yang nyata.

“Kalau menghutankan itu jangka panjang. Tapi kalau kita tanam komoditas tertentu yang memang pohon, alamnya kita jaga dan hasilnya bisa lebih cepat,” ujarnya.

Mugi Tenarsyah sebut menanam pohon merupakan langkah nyata dalam upaya konservasi untuk menjaga kelestarian alam, dalam dua bulan terakhir pihaknya terus melakukan upaya penanaman pohon di kebun dengan luas hektaran yang ia kelola di Kecamatan Ciater
Mugi Tenarsyah sebut menanam pohon merupakan langkah nyata dalam upaya konservasi untuk menjaga kelestarian alam, dalam dua bulan terakhir pihaknya terus melakukan upaya penanaman pohon di kebun dengan luas hektaran yang ia kelola di Kecamatan Ciater

Ia meyakini, banyak bencana alam yang terjadi tidak lepas dari ulah manusia. Karena itu, pemanfaatan alam harus tetap mengikuti aturan dan prinsip keberlanjutan.

“Insya Allah kalau kita menjaga alam, alam pun menjaga kita. Mudah-mudahan makin banyak pihak yang peduli terhadap kelestarian alam,” pungkasnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X