Ketua baru BAZNAS Subang bidik kenaikan pengumpulan ZIS hingga 5 kali lipat

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 9 Desember 2025 | 16:09 WIB
Sertijab BAZNAS Subang, pengurus baru targetkan 5 kali lipat pengumpulan ZIS dalam 5 tahun kedepan, Selasa 9 Desember 2025
Sertijab BAZNAS Subang, pengurus baru targetkan 5 kali lipat pengumpulan ZIS dalam 5 tahun kedepan, Selasa 9 Desember 2025

Ia menegaskan bahwa BAZNAS tidak lagi hanya mengandalkan zakat profesi ASN, tetapi akan memperluas jangkauan ke sektor-sektor lain yang selama ini belum tergarap optimal.

Baca Juga: Bibit Siklon Tropis 93W dan 91S muncul bersamaan, BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan gelombang tinggi

“Mulai dari internal dulu, menguatkan regulasi dan memperluas cakupan pengelolaan zakat. Bukan hanya ASN, tapi juga sektor industri, pedagang, potensi CSR BUMN dan BUMD, hingga perusahaan-perusahaan besar di Subang,” jelasnya.

Ahmad menyebut bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci. Political will dari bupati hingga sekda diperlukan agar regulasi dan pendampingan berjalan efektif.

Dengan strategi ini, ia memasang target ambisius, pengumpulan ZIS naik hingga 5 kali lipat selama periode 2025–2029, dilakukan secara bertahap setiap tahun.

“Mungkin 2026 berapa naiknya, lalu 2027 berapa naiknya. Tapi kami sangat optimis. Dengan sinergi yang kuat, target ini bukan hanya mungkin tapi sangat mungkin,” tegasnya.

Baca Juga: DPR usul bentuk kementerian khusus bencana, soroti skala musibah nasional yang kian meningkat

Sektor swasta jadi sasaran utama, koordinasi dengan LAZ tetap dijaga

Ahmad Sukandar menegaskan bahwa BAZNAS akan merambah sektor swasta secara masif—mulai dari pabrik, perbankan, hingga lembaga usaha lain yang memiliki potensi ZIS besar.

Ia juga memastikan bahwa langkah ini tidak akan bertabrakan dengan lembaga amil zakat (LAZ) swasta yang beroperasi di bawah koordinasi BAZNAS.

“Tidak akan tumpang tindih, tinggal koordinasi saja karena kita sama-sama bekerja untuk umat,” ujarnya.

Untuk tahun pertama masa jabatan, Ahmad menargetkan pengumpulan ZIS tahun 2026 mencapai Rp7,5 miliar, sebagai langkah awal menuju target jangka panjang lima kali lipat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X