PDIP lakukan kajian usulan kepala daerah dipilih DPRD, Hasto Kristiyanto tegaskan fokus manfaat untuk rakyat

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 8 Desember 2025 | 12:17 WIB
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto tanggapi usulan kepala daerah dipilih DPRD (PDI Perjuangan Bali)
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto tanggapi usulan kepala daerah dipilih DPRD (PDI Perjuangan Bali)

GENMILENIAL.ID — Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi isu pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang kembali mencuat.

Hasto menyatakan bahwa partainya sedang melakukan kajian untuk menilai manfaat dan dampaknya bagi rakyat.

Kajian PDIP soal sistem pemilihan kepala daerah

Hasto menegaskan bahwa kajian ini dilakukan untuk memahami kelebihan dan kekurangan sistem pemilihan kepala daerah, baik melalui DPRD maupun pemilihan langsung.

Baca Juga: Menteri LH Hanif Faisol tindak tegas dugaan kayu gelondongan perparah banjir Sumatera

“PDIP terus melakukan kajian-kajian karena pada prinsipnya, sistem selalu mengandung plus-minusnya. Kita mencari mana yang membawa manfaat bagi rakyat,” ujar Hasto di Bandung, Jawa Barat, Minggu, 7 Desember 2025.

Kepala daerah harus bermanfaat untuk demokrasi dan ekonomi

Menurut Hasto, yang terpenting adalah kepala daerah mampu membawa daerahnya tumbuh dan menghasilkan keputusan politik yang tepat.

Kepala daerah diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengatasi kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan mengatasi ketidakadilan.

Sikap resmi PDIP terkait usulan ini baru akan dibahas dalam rapat kerja nasional pada 2026 mendatang.

Baca Juga: Bahlil pastikan listrik Aceh 93 persen pulih malam ini saat dampingi kunjungan Presiden Prabowo

Pemilihan langsung memiliki beban biaya tinggi

Hasto juga mengakui bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung menimbulkan biaya besar bagi berbagai pihak, termasuk kampanye, penggalangan, dan komunikasi politik.

Beban biaya ini kerap menjadi salah satu faktor yang membuat kepala daerah terjebak masalah korupsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X