Kontroversi 3 Bupati Aceh tak sanggup atasi bencana: Wamendagri anggap wajar, Mualem justru semprot dan buka pintu undur diri

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 7 Desember 2025 | 14:56 WIB
Menyoroti kontroversi 3 bupati di Provinsi Aceh yang menyatakan tak sanggup atasi dampak bencana banjir bandang di wilayahnya (Instagram.com/@muzakirmanaf1964)
Menyoroti kontroversi 3 bupati di Provinsi Aceh yang menyatakan tak sanggup atasi dampak bencana banjir bandang di wilayahnya (Instagram.com/@muzakirmanaf1964)

Berbeda dengan Wamendagri, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem justru memberikan kritik keras.

Ia menilai kepala daerah tidak boleh menyerah dalam menghadapi bencana sebesar apa pun.

Baca Juga: Distribusi bantuan airdrop dikritik, TNI tegaskan evaluasi menyeluruh demi keamanan warga

"Kalau ada bupati yang cengeng dan menyerah menghadapi musibah ini, silakan mengundurkan diri," tegas Mualem di Aceh Timur.

Menurutnya, banjir kali ini merupakan 'tsunami jilid kedua' karena dampak dan cakupan wilayah yang lebih luas dibanding tsunami 2004.

Air bahkan menggenangi rumah warga hingga lebih dari lima hari.

Mualem menegaskan pentingnya kepemimpinan kuat di tengah masa krisis.

"Kita ganti dengan yang lain, yang siap bekerja untuk rakyat," katanya.

Baca Juga: DPR kritik cara distribusi bantuan udara di Sumatera, singgung etika hingga efektivitas penanganan bencana

Mendagri Tito: Tidak semua bencana bisa ditangani daerah sendiri

Secara terpisah, Mendagri Tito Karnavian menilai bahwa skala bencana harus dipahami sebelum menuntut kemandirian pemerintah daerah.

Ia menyebut tidak semua bencana bisa ditangani kepala daerah secara mandiri.

"Jangan berpikir semua bencana harus kepala daerahnya mandiri. Ada skala-skalanya," ujar Tito.

Ia memaklumi jika bupati menyatakan tidak sanggup, mengingat besarnya bencana yang melanda wilayah Sumatra.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X