Pemkab Subang juga akan menjajaki kolaborasi dengan Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Kesehatan, mengingat tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Pantura.
Skema patungan atau 'udunan anggaran' disebut menjadi opsi yang memungkinkan.
Optimalisasi Puskesmas sambil menunggu RSUD
Kang Rey menyadari pembangunan rumah sakit tidak bisa dilakukan secara instan.
Karena itu, ia mendorong seluruh Puskesmas, termasuk Puskesmas Batangsari, untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Ada 140 penyakit yang bisa ditangani Puskesmas. Jangan semua dirujuk ke RSUD. Tapi Puskesmas harus punya SDM maksimal,” jelasnya.
Bekas rumah dinas disiapkan jadi mess nakes
Sebagai langkah tambahan, Kang Rey berencana memanfaatkan bangunan bekas Calon Rumah Dinas Bupati di Sukasari menjadi mess tenaga kesehatan dan pegawai kecamatan agar fasilitas tersebut tidak terbengkalai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadinkes Subang, Plt Kadis PUPR Subang, Camat Sukasari, serta seluruh pegawai Puskesmas Batangsari.***
Artikel Terkait
Bupati Reynaldy: Pembangunan Subang dimulai dari utara, rumah sakit Pantura siap dibangun 2028
Target dua tahun Gubernur Jabar: Tak ada lagi bangunan liar di bantaran sungai, Subang dukung revitalisasi tambak Pantura
Menteri Trenggono usul tambah anggaran KKP jadi Rp26,71 triliun untuk bangun 500 Kampung Nelayan dan tambak garam Pantura
Eksploitasi anak di kafe malam Pantura Subang terbongkar: Polisi tetapkan 3 tersangka TPPO
Bupati Subang dukung penguatan fasilitas kesehatan, target bangun rumah sakit baru di Pantura 2028
Bangun kepercayaan publik, Kapolres Subang turun ke Pantura dengar langsung keluhan warga Legonkulon
Polres Subang cek jalur Pantura dan wisata, pastikan arus lalu lintas aman jelang Nataru 2025