Kang Rey soroti ketimpangan layanan kesehatan Pantura, tegaskan RSUD baru siap dibangun pada 2028

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 5 Desember 2025 | 01:56 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi tegaskan komitmenya akhiri ketimpangan layanan kesehatan di Pantura Subang, Rabu 3 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi tegaskan komitmenya akhiri ketimpangan layanan kesehatan di Pantura Subang, Rabu 3 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan komitmennya mengakhiri ketimpangan layanan kesehatan di wilayah Pantura Subang.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau Puskesmas Batangsari, Kecamatan Sukasari pada Rabu, 3 Desember 2025, sekaligus menilai langsung aset daerah yang berpotensi dijadikan lahan pembangunan Rumah Sakit Pantura.

Selama puluhan tahun, masyarakat Pantura dinilai kurang mendapatkan akses kesehatan memadai.

Baca Juga: Wafat di usia 61 tahun, Epy Kusnandar tinggalkan jejak kenangan saat berjualan kuliner bersama istri

Warga harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Subang bahkan hingga Karawang hanya untuk mendapatkan layanan dasar.

Kondisi tersebut disebut Kang Rey sebagai bentuk 'ketertinggalan layanan' yang tidak boleh lagi dibiarkan.

“Ini janji politik yang ingin saya wujudkan. Masyarakat pantura selama ini merasa dianaktirikan. Jangan sampai hanya urusan kesehatan mereka harus nyebrang ke kabupaten lain,” ujar Kang Rey.

Baca Juga: Mahfud MD sindir konflik internal NU: Bukan PBNU lagi, tapi sudah mirip PTNU

RSUD Pantura ditargetkan mulai dibangun 2028

Pemerintah Kabupaten Subang menargetkan pembangunan RSUD Pantura dimulai pada 2028.

Kang Rey menegaskan bahwa tiga sektor, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan tidak boleh terdampak pemotongan anggaran, meski terjadi pengurangan transfer pusat.

Ia memilih efisiensi pada kegiatan seremonial, makan minum, serta perjalanan dinas agar anggaran prioritas tetap aman.

“Biarkan yang terganggu urusan makan minum saya, perjalanan dinas saya dan OPD. Tiga elemen tadi tidak boleh tersentuh,” tegasnya.

Baca Juga: Sekda Subang ingatkan PPAT–PPATS soal ancaman konflik lahan di tengah industrialisasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X